Bupati Sunur: Kalikur Harus Jadi Contoh Desa Pancasila

0
197
Foto: Bupati Eliaser Yentji Sunur dan wakilnya Thomas Langoday foto bersama para tokoh masyarakat dan tokoh agama desa Kalikur

NTTsatu.com – LEWOLEBA – Bupati Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Eliaser Yentji Sunur menegaskan, Desa Kalikur di Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata harus  dapat menjadi contoh desa Pancasila.

Penegasan itu disampaikannya ketika melantik penjabat Kepala Desa Kalikut Hasan Abdullah pada Kamis 13 Ju 2017 lalu.

Dukatakannya, Kalikur berlatar belakang sejarah sebagai pusat kekuasaan untuk empat puluh empat desa di Kedang yakni wilayah yang meliputi kecamatan Omesuri dan Buyasuri maka desa Kalikur diharapkan dapat  memberi contoh bagi desa-desa sekitarnya.

Menurut Bupati Sunur, dari latar belakang sejarah sebagai pusat kekuasaan  waktu dahulu, Kalikur punya pengaruh yang besar untuk Desa-Desa sekitar. Oleh karena itu menurut Sunur Kalikur harus menjadi desa Pancasila yang memberi contoh bagi semua desa di Omesuri dan Buyasuri.

“Saya mau sampaikan agar Desa Kalikur ini jadi contoh desa Pancasila.  Disini hanya kelompok islam saja yang ada disini tidak ada yang lain jadi jangan berkelahi. Jadi,  Penjabat yang dilantik  Wujudkan  “negeri yang aman dan damai”.  Kalau negeri yang aman dan damai maka saya dan Pak Wakil tidak mau dengar ada sesuatu yang mengganggu kerukunan disini.  Kalau ada seperti itu maka Penjabatnya kita copot. Kalau masalah dari masyarakat maka dana desa kita tahan. Untuk apa kita kasih kalau desanya tidak rukun. Kita mulai bangun komitmen supaya hal-hal yang kecil diselesaikan di dalam desa. Hal-hal besar yang tidak bisa diselesaikan baru minta petunjuk dari Camat, ada saya dan Pak Wakil bupati,” katanya

Bupati sunur juga menegaskan  agar penjabat Kepala Desa membangun kebersamaan dengan BPD, tokoh adat dan tokoh agama  dalam melaksanakan kebijakan apapun yang ada di desa. Tetapi jangan campur adukan adat dengan pemerintahan. Kalau melibatkan adat dalam pemerintahan itu boleh agar kebijakan benar-benar lahir dari masyarakat.

Dalam rangka pengembangan wilayah desa Kalikur maka Bupati Sunur berjanji akan mengupayakan beberapa pembangunan infrastruktur untuk pengembangan wilayah desa. Di bagian atas daerah perbukitan menurut Sunur sudah di survey oleh Kementerian Desa  akan dibuka jalan.  Sementara untuk daerah pantai akan dibangun talud penahan abrasi.

“Kalikur ini kita mau kembangkan kemana lagi, kita buat jalan diatas dan pengembangan daerah pantai dengan talud, kita coba ini. Dananya bukan dari APBD  tetapi dari APBN”, kata Sunur.

Terkait pengembangan Kaum Muda di desa Sunur menegaskan agar Penjabat yang baru dilantik memperhatikan betul hal ini.

“Alokasikan tiga sampai lima persen dana desa untuk anak muda. Pemuda dilibatkan dalam pembangunan  desa bukan hanya main bola tetapi aktivitas mereka, inovasi mereka  mendorong dan membantu kebijakan Kepala Desa dalam orientasi ekonomi pemuda lewat kelompok-kelompok yang ada,” tegas  Sunur. (hms lbt/bp)

Komentar ANDA?