Bupati Thomas Ola Minta Kejati NTT Awasi Pembangunan di Lembata

0
555
NTTSATU.COM — LEWOLEBA —  Bupati Lembata Thomas Ola Langoday memulai pembangunan dengan melibatkan aparat kejaksaan. Selasa (21/9), Bupati Thomas Ola menerima Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi NTT, Yulianto dan meminta untuk terlibat melakukan pengawasan dan pendampingan dalam proses pembangunan di Bumi Ikan Paus itu.

 

“Saya minta agar Kejaksaan Tinggi Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk selalu terlibat menjadi bagian dari pengawasan dan pendampingan dalam proses pembangunan di kabupaten Lembata,” pinta Bupati Thomas Ola kepada wartawan usai menerima Kepala Kejati NTT, Yulianto, sebagaimana rilis Kasubag Komunikasi Pimpinan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Lembata, Ferry Dasilva.

Selain meminta kepada Kajati NTT, Bupati Lembata juga meminta kepada aparat penegak hukum, Kejaksaan Negeri Lembata dan Kepolisian untuk menjadi bagian dari pengawasan dan pendampingan.

Lebih spesifik Bupati Lembata Thomas Ola meminta keterlibatan Kejaksaan dalam seluruh proses pembangunan infrastruktur ketika pinjaman daerah telah direalisasikan.

“Kejaksaan harus terlibat agar seluruh proses pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Lembata benar-benar berjalan sesuai regulasi,” katanya.

Selain itu, Bupati Thomas Ola juga mengharapkan adanya pendampingan pihak Kejati terkait pengelolaan dana desa yang dimulai dari proses perencanaan, penata usahaan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporannya mengingat para kepala desa terpilih nanti akan mengelolah dana desa yang sangat banyak.

“Saya minta agar aparat Kejaksaan Negeri Lembata selalu ada di 144 desa untuk mendampingi para kepala desa yang akan terpilih dalam Pilkades nanti agar mereka memulai dengan langkah baru dengan memahami regulasi terkait pembangunan dan pelayanan sosial kemasyarakatan di desa,” tegasnya. (bagkom Pimbagprokompim Setda Lembata /bp)

Komentar ANDA?