Ciptakan Pilkada Lembata Yang Damai

0
198
Foto: Penjabat Bupati Lembata, Drs. Sinun Petrus Manuk (tengah) bersama Masyarakat Desa Petuntawa, Kecamatan Ileape, Senin, 10 Oktober 2016

LEWOLEBA. NTTsatu.com – Meski tensi politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Lembata semakin memanas, tetapi semua pihak diharapkan selalu menciptakan situasi kondusif sehingga hajatan politik lima tahunan ini berlangsung aman, damai, demokratis, sukses dan tepat waktu di Bumi Lembata ini.

Penjabat Bupati Lembata, Drs. Sinun Petrus Manuk mengatakan hal itu saat kunjungan kerja (Kunker) perdana di Desa Petuntawa, Kecamatan Ileape, Senin, (10/10). Manuk dalam Kunker itu didampingi Asisten l Sekda, Drs. Nico Padji Liarian dan sejumlah pimpinan SKPD.

Pieter Manuk dalam sambutannya dihadapan masyarakat mengatakan, berdasarkan pantauannya, situasi politik Lembata terbilang paling panas dibandingkan di Kota Kupang dan Kabupaten Flores Timur yang juga sama-sama menyelenggarakan Pilkada serentak tahun depan.

“Semua pihak harus menjaga situasi dan kondisi politik yang kondusif didaerah ini agar hajatan politik Pilkada Lembata dapat berlangsung aman, damai, demokratis, sukses dan tepat waktu”,harap Pieter Manuk yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.

Manuk menjelaskan, saat ini ada lima paket Calon Bupati dan Wakil Bupati Lembata yang merupakan putra-putri  terbaik Lembata . “Siapa pun yang akan terpilih nanti pada 15 Pebruari 2017, itu adalah pemimpin kita yang harus dihormati. Kita berharap Pilkada Lembata terselengara dengan baik berkat kerjasama dan partisipasi masyarakat menggunakan hak pilihnya semakin tinggi,” katanya.

Pengalaman di daerah lain, Pilkada berbuntut konflik dan prosesnya berlarut serta membutuhkan biaya politik yang tinggi. Karena itu, pihaknya akan mengundang kelima paket untuk mengikrarkan sumpah janji Pilkada damai. Siap menang dan siap kalah.

Kelima Calon Bupati dan Wakil Bupati Lembata periode 2017-2022 itu adalah : Viktor Mado Watun-Muhammad Nasir Laode, Eliaser Yentji Sunur-Thomas Langoday, Hani Chandra-Linus Beseng, Lukas Witak-Ferdi Leu, dan Paket Titen, Herman Wutun-Vian Burin. (humas setda lembata)

Komentar ANDA?