Cium Hidung Tradisi Simbol Pesahabatan Orang Sumba

0
597
Foto: Marthen Luther Kepala Desa Walla Ndimu kecamatan Kodi Bengedo, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT saat mencium hidung Presiden Jokowi

NTTsatu.com – TAMBOLAKA – Cium hidung merupakan tradisi orang sumba ketika bertemu dengan sesama maupun tamu yang baru dikenalnya karena itu cium hidung melambangkan persahabatan.

Tradisi ini sudah turun temurun sehingga siapun tamu yang datang bertamu harus mencium hidung lebih dahulu sebelum di persilahkan duduk. Hal ini juga di lakukan oleh Presiden RI Jokowi Dodo saat berkunjung di Pulau Sumba pada acara pembukaan Festival tenun ikat dan Penutupan parade kuda sandalwood dengan Dua kepala Desa ketika Presiden RI meminta masyarakat yang hadir menciumnya dengan hidung.

Dua kepala Desa sangat beruntung karena secara langsung mencium Presiden RI ke – 7 tersebut di hadapan ribuan masyarakat yang hadir pada saat itu.

Dua kepala desa beruntung kontak fisik dengan Presiden RI yakni Marthen Luther dari desa Walla Ndimu kecamatan Kodi Bengedo dan Laurensius Todo dari desa Watu Kawula Kecamatan Kota Tambolaka.

Ketika dicium, Presiden RI, Ir Jokowi Dodo mengaku bahwa ciuman Sumba ini sangat unik karena melambangkan persahabatan yang terjalin dengan siapa saja yang di cium.

“Cium hidung ini sangat unik, juga langsung dengan hidung dan hidung merupakan nafas kehidupan sehingga ini menjadi kekuatan untuk bersilaturahmi dengan siapa saja,” kata Jokowi.

Jokowi juga menghimbau agar tradisi cium hidung ini tidak pernah hilang karena ini merupakan keunikan dari persahabatan orang Sumba.

“Jaga dan lestarikan keunikan cium hidung ini karena tidak semua suku sama dengan Sumba yang memiliki banyak kekayaan budaya serta cara menerima tamu yang berkunjung,” pesannya.

Marthen Luter sangat bahagia karena secara langsung mencium kepala Negara dan merupakan moment yang tidak bisa dilupakan dalam hidupnya.

“Saya sangat bahagia mencium kepala negara secara langsung, karena jujur hanya Jokowi saja yang bisa seperti ini, dia sangat sederhana dan sangat peduli dengan rakyatnya, dan di belahan dunia mana pun tidak ada yang seperti dirinya,” pujinya.

Cium hidung yang di lakukan oleh presiden dengan dua kepala desa tersebut disambut tepuk tangan yang meriah dari undangan dan masyarakat Se-Sumba yang hadir pada saat itu. (Ambu)

Komentar ANDA?