Daerah Perbatasan yang Belum Dapat Listrik Mohon Sabar

0
174

NTTsatu.com – Pemerintahan Jokowi-JK berambisi meningkatkan rasio elektrifikasi listrik yang saat ini masih di kisaran 87 persen. Dari angka tersebut harus diakui belum semua rakyat Indonesia menikmati listrik.
Salah satu yang jadi fokus pemerintah adalah mengirim pasokan listrik ke pulau-pulau luar dan terdepan serta daerah perbatasan Indonesia. Kementerian ESDM mengklaim, setidaknya sudah 50 pulau terluar Indonesia mendapat aliran listrik setelah PT PLN (Persero) berhasil membangun Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Ini sebagai kado perayaan HUT RI ke 70 tahun ini.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui, pencapaian itu belum menyelesaikan persoalan listrik di Indonesia. Masih banyak daerah yang belum teraliri listrik.
“Untuk daerah-daerah seperti Kepri, Natuna, Riau dan bagian daerah perbatasan yang belum mendapatkan listrik, mohon bersabar,” ujar Menteri ESDM Sudirman Said dalam diskusi ‘Energi kita’ yang digelar merdeka.com, RRI, IKN, IJTI dan Sewatama di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (30/8).
Mantan Dirut PT Pindad ini berdalih, pembangunan pembangkit listrik membutuhkan waktu panjang. Terlebih lagi tantangan yang sulit ketika membangun di daerah perbatasan.
“Namun, pemerintah akan terus coba tingkatkan rasio elektrifikasi, sehingga masyarakat mendapatkan listrik,” jelas dia. (sumber: merdeka.com)

Komentar ANDA?