Danrem Teguh Dikukuhkan Jadi Sesepuh Masyarakat Alor

0
220
Foto: Danrem 161/Wirasakti dikenakan pakaian adat setempat dan dikukuhkan sebagai sesepuh Alor

NTTsatu.com – KALABAHI – Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E,M.M dikukuhkan menjadi sesepuh masyarakat Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Acara penobatan berlangsung pada malam ramah tamah kunjungan kerja Danrem ke wilayah Kabupaten Alor bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Alor, Kamis malam, (11/05/2017).

Pengukuhan tersebut turut disaksikan oleh Bupati Alor Drs. Amon Djobo, Ketua DPRD Kabupatn Alor Martinus Alopada, S.Kom., Dandim 1622/Alor, Kapolres Alor, Ketua TP PKK Kabupaten  Alor, Ketua Persit KCK Cabang  XXI Kodim 1622/Alor, Pimpinan Dinas SKPD Kabupaten Alor serta anggota Kodim 1622/Alor.

Dalam sambutannya,  Bupati Alor Drs. Amon Djobo mengatakan bahwa sudah menjadi tradisi pemerintah Kabupaten Alor pada setiap menjamu tamu yang berkunjung ke Alor. Ini semata sebagai tali silaturahmi sekaligus sebagai ajang promosi adat serta budaya Alor.

Danrem saat menyampaikan sambutannya terlihat terharu, Dia mengungkapkan merasa  bangga dan bahagia yang tidak disangka-sangka  dikukuhkan menjadi sesepuh warga Alor.

“Saya sekarang bukan hanya sebagai orang Jawa tapi saya jadi orang Alor. Ini sesuatu hal yang tidak saya sangka,” ungkapnya.

Foto: Istri Danrem juga dikenakan pakain adat Alor

Ditambahkannya, dalam melaksanakan tugas tentu dirinya tidak bisa bekerja sendirian, harus dibantu oleh para Dandim dan jajarannya. Karena itu dirinya harus datang juga ke wilayah Kodim 1622/Alor sebagai silaturahmi dan untuk mengetahui secara langsung kondisi satuan, prajuritnya maupun wilayah yang berbatasan laut dengan RDTL.

“Kami TNI pun butuh suport dari seluruh elemen masyarakat NTT dalam mengemban tugas untuk menciptakan suasana aman dan kondusif,” jelas Danrem.

“Pangdam selalu nanya saya, Pak Danrem, kapan saya bisa ke Alor? Kalau Pangdam tanya gini maka saya harus mendahului biar bisa tahu dan ceritakan kepada Pangdam,” tutur mantan Wadanjen Kopassus tersebut.

Di wilayah Koramil 1622-03/Maritaing ada Patung Jenderal Sudirman, Danrem mengharapkan Pemerintah Kabupaten Alor bisa menjaga dan merawat patung tersebut karena itu merupakan salah satu aikon daerah.

“Tadi saya ke Alor Timur  disana ada Patung Jenderal Sudirman sepertinya tidak terawat. Cat bajunya sudah kumal dan prasastinya pun sudah nggak ada tulisannya. Tolong pak Bupati bersama Dandim supaya dirawat. Saya lewat sepanjang perjalanan terlihat ada bendera Merah Putih sudah kumal dan sobek-sobek, kan hati kita jadi hancur melihat Bendera kita yang diperjuangkan dengan pengorbanan jiwa dan raga. Saya minta tolong pak Bupati bersama Dandim untuk didata dan diganti yang lebih baik lagi,” harapnya. (Ambu).

Komentar ANDA?