Demikian Besar Kasih Allah Akan Dunia Sehingga IA Menganugerahkan Putera-Nya

0
562

Oleh: Rm. Ambros Ladjar, Pr

 

Hari Minggu Pekan IX Masa Biasa, 04 Juni 2023*. Bacaan. Kel 34: 4b-6, 8-9 dan 2Kor 13: 11-13 dan Injil Yoh 3: 16-18.

*HARI RAYA TRITUNGGAL MAHAKUDUS*

 

Ketika membuat Tanda Salib ada dua unsur utama yang kita hayati. Pertama kita merenungkan misteri Salib Kristus Tuhan kita sambil menyentuh bagian tertentu pada tubuh kita. Kedua adalah kita ingat akan ketiga pribadi Allah itu yakni Bapa Putera dan Roh Kudus. Hal dasar yang sederhana tapi kiranya kita tidak lupa aspek utama ini.

Allah dalam Perjanjian Lama dikenal bangsa Israel sebagai Yahwe. Setelah Musa menerima kedua Loh Batu di gunung Sinai maka ia memuliakan nama Tuhan. Saat itu Allah yang lewat dekat Musa dalam bentuk awan memperkenalkan Diri- Nya sebagai “Bapa Pengasih dan Penyayang. Sabar dan berlimpah kasih setia”. Musa sadar sambil memohon, biarpun bangsanya itu tetap tegar tengkuk tapi sudilah Allah menerima mereka menjadi milik-Nya. Lebih dari pada itu agar mengampuni dosa dan kesalahan yang telah mereka perbuat.

Hari Raya Tritunggal Maha kudus adalah Minggu pertama setelah Pentakosta. Kita mengakui doktrin iman adanya Satu Allah yang hadir dalam tiga pribadi yakni: Bapa, Putera dan Roh Kudus. Ketiganya sama esensinya, sama kedudukannya, sama kuasa serta kemuliaannya. Dari sebab itu ketika kita membuat Tanda Salib, maka sejatinya kita mewujudkan peran perpaduan dalam Allah Tritunggal yang menyatu untuk menyelamatkan umat manusia. Ketiganya bukan saling bersaing tapi menjalin kemitraan dan memainkan peran yang berbeda-beda. Hakikat mereka Ilahi, utuh dan tak memandang dirinya sebagai yang paling hebat dan penuh kuasa.

Selain itu Kasih Allah Trinitaris juga tak saling merendahkan dalam kodratnya. Kasih Allah itu sangat menjiwai hidup dan karya perutusan para rasul Kristus. Tidak heran jikalau rasul Paulus selalu setia mengungkapkan imannya setiap kali mengawali atau mengakhiri suratnya. Sapaan Trinitaris menyatu dalam jiwanya: rahmat Tuhan Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus kiranya menyertai kamu!.

Kasih Allah menyelamatkan dan bukan menghukum. Sebab itu IA mengutus Putera-Nya ke dunia untuk menebus kita lewat derita dan wafat-Nya. Sebab itu kita diajak menghayati kasih karunia dan kebaikan Allah itu. Cara kita menghayati ke- Esaan Allah Tritunggal dalam seluruh kehidupan setiap hari antara lain yakni dengan rajin berdoa dan beribadah. Kita membangun rasa persatuan dan kesatuan yang harmonis dan menjauhi segala larangan-Nya. Selain itu peduli menolong sesama serta selalu bersyukur dalam hidup. Sungguh sadarkah kita akan peran Trinitaris dalam seluruh aktivitas hidup?

*Salam Seroja, Sehat Rohani dan Jasmani* di Hari Minggu buat semuanya. Tetap taat menjalani Prokes. Jika ADA, Bersyukurlah. Jika TIDAK ADA, BerDOALAH. Jikalau BELUM ada, BerUSAHALAH. Jikalau masih KURANG Ber- SABARLAH. Jika LEBIH maka BerBAGI LAH. Jika CUKUP, berSUKACITALAH. Tuhan memberkati segala aktivitas hidup keluarga anda dengan kesehatan, keberuntungan, sukses dan sukacita yang melingkupi hidupmu… Amin🙏🙏🙏🌹🌹✝️🪷🪷🤝🤝🎁🛍️💰🍇🍇🇮🇩🇮🇩

===========

Pastor Paroki Katedral  Kupang

Komentar ANDA?