Di Kewapante, Puluhan Warga Keracunan Makanan, Satu Meninggal

0
226
Foto: Korban selamat keracunan makanan di Kewapante sedang berada di RS St. Gabriel Kewapante untuk mendapatkan penanganan medis

NTTsatu.com – MAUMERE – Naas benar nasib Oktovianus Nong Topi, 32 tahun, warga Desa Kokowahor Kecamatan Kangae. Setelah menyampaikan simpati duka kepada pamannya yang meninggal, justeru maut pun merenggutnya, Selasa (26/9). Dia diduga tewas karena keracunan makanan. Sebanyak 13 orang lainnya yang juga diduga mengalami keracunan makanan segera dilarikan ke rumah sakit.

Kapolres Sikka melalui Kasubag Humas Polres Sikka Margono melalui rilisnya lewat WhatsApp, menjelaskan peristiwa ini terjadi di Dusun Nitakloang Desa kopong Kecamatan Kewapante. Korban dan 13 orang lainnya masih dalam hubungan kekeluargaan.
Margono mengatakan awalnya Oktovianus Nong Topi mendatangi rumah keluarga di Dusun Nitakloang untuk melayat paman kandungnya yang meninggal dunia, dan telah dimakamkan pada Minggu (24/9). Karena masih dalam keadaan duka, korban pun menginap di rumah duka.

Pada Selasa (26/9), rencananya korban akan kembali ke rumahnya di Dusun Kahat. Sebelum kembali ke kampung halamannya, korban bersama keluarga yang lain sempat sarapan pagi bersama. Kurang lebih setelah jam 11.00 Wita, korban sempat pamit untuk beristirahat sejenak di kamar.

Saat Oktavianus Nong Tapi sedang tidur, keluarga sempat mendengar korban menarik nafas yang panjang sekali. Karena kuatir ada sesuatu yang terjadi dengannya, keluarga langsung membangunkan korban. Namun ternyata korban sudah tidak sadarkan diri.

Dalam keadaan panik, keluarga langsung membawa korban ke RS St. Gabriel Kewapante. Sesampai di rumah sakit, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Ihwal kejadian misterius yang menimpa Oktavianus Nong Topi ini, tiba-tiba sebanyak 13 orang dalam keluarga itu mengalami keracunan. Mereka langsung dilarikan ke RS St. Gabriel Kewapante untuk mendapatkan pertolongan medis. Usai mendapat tindakan medis, semuanya dipulangkan ke rumah.

Margono menjelaskan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Inafis Polres Sikka telah mengamankan makanan dan alat masak, berupa sisa makanan, sisa daging, dan 1 buah rice cooker. Polres Sikka masih mendalami kasus keracunan makanan ini dengan meinta keterangan dari sejumlah saksi. (vic)

Komentar ANDA?