Beranda Sosbud Di Kota Kupang Saat ini Terdapat 10.400 Rumah Tidak Layak Huni 

Di Kota Kupang Saat ini Terdapat 10.400 Rumah Tidak Layak Huni 

0
285

NTTsatu.com — KUPANG — Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Benny Sain mengatakan ada 10.400 unit rumah milik warga daerah ini yang tidak layak huni sehingga menjadi target mendapat bantuan perbaikan rumah dari pemerintah.

Demikian dikatakan Benny Sain kepada wartawan di Kupang, Senin, (19/10) terkait program pembangunan rumah layak huni di Kota Kupang.

Ia mengatakan, sesuai data pada Pemerintah Kota Kupang terdapat 10.400 unit rumah yang masuk kategori tidak layak huni.

“Ada warga yang memiliki tanah tetapi tidak sanggup untuk membangun rumah yang layak huni secara swadaya,” kata Benny.

Menurut dia, Pemerintah Kota Kupang melakukan intervensi lewat program bedah rumah dan bangun baru serta program peningkatan kualitas.

Pada tahun 2020 demikian Benny, diperkirakan sebanyak 70-an rumah akan mendapat bantuan pembangunan rumah layak huni dari Pemerintah Kota Kupang.

“Ada 42 rumah yang dibangun baru dengan anggaran Rp50 juta/unit sedangkan sisanya akan dilakukan peningkatan kualitas,”tegas Benny.

Sementara itu kata dia, terhadap warga Kota Kupang yang memiliki tanah dan rumah serta sanggup melakukan swadaya, intervensi melalui bantuan stimulan seperti bantuan rumah swadaya melalui bantuan dana pembangunan rumah senilai Rp 17,5 juta.

Benny juga menambahkan, Pemerintah Kota Kupang juga memiliki program bantuan perumahan bagi warga yang tidak memiliki tanah dan rumah tapi mampu membeli rumah/perumahan.

Untuk kelompok kategori ini demikian Benny, pemerintah Kota Kupang menyediakan bantuan berupa uang muka senilai Rp 50 juta.

Program bantuan ini pada tahun 2019 lalu dialokasikan untuk 450 unit rumah namun yang baru terserap hanya 90 unit.

“Kami akan melanjutkan program ini pada 2020 untuk 360 unit rumah yang belum terserap tahun lalu akan dilanjutkan tahun ini,” ujar Benny.

Diakuinya bantuan-bantuan tersebut masih jauh dari harapan untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Kota Kupang.  (antara/gan)

Komentar ANDA?