Di Nagawutun Jangan Hanya Ada Akar Nagawutun Tetapi Harus Ada Buah Naga

0
314

LEMBATA. NTTsatu.com – Camat Nagawutun, Kabupaten Lembata, Stanis Kebesa Langoday berkeliling dI wilayah kecamatan tersebut dan mengajak warga setiap kampung untuk menanam tanaman buah naga serta cendana di kampung masing-masing.

“Saya minta kita semua budidayakan tanaman buah naga sehingga Nagawutun yang selama ini dikenal dengan akar nagawutunnya juga bisa dikenal dengan melalui buah naga. Kalau orang datang ke Lembata tanya buah naga itu dari mana kita menyebutnya dari Nagawutujn,” kata Camat Stanis ketika berkunjung ke desa Belabaja, Sabtu, 09 April 2016.

Stanis yang baru dilantik jadi camat beberapa waktu lalu langsung bersafari ke desa-desa dalam wilayah kerjanya. Selain memperkenalkan diri sebagai camat baru, dia juga memaparkan sejumlah program yang akan dilakukannya bersama warga setempat untuk membangun daerah ini.

Sekretaris Desa Belabaja, Yoseph Enga Alior menjelaskan, camat Nagawutun setiap hari selalu berada bersama masyarakat dari desa ke desa. Dan ini merupakan sebuah gebrakan yangn sangat bagus, karena Camat datang mendengar langsung apa kata hati masyarakat desa.

“Camat ingin turun ke desa-desa dan mau melihat dan merasakan kehidupan riil masyarakat di desa. Dia juga ingin mendengar apa harapan harapan masyarakat desa sehingga bisa merumuskan kebijakan pembangunan wilayah kecamatan secara baik,” kata Enga Alior.

Menurut Enga Alior, apa yang diserukan camat dalam setiap kunjungannya ke desa-desa dalam wilayah Kecamatan Nagawutun termasuk di desa Belabaja agar masyarakat bisa menanam tanaman buah naga merupakan sebuah ajakan yang perlu diikuti. Selain tanaman buah naga, camat juga meminta masyarakat menanam cendana.

“Seruan dan ajakan pak Camat ini akan kami bicarakan dalam pertemuan dengan warga di desa ini. Bagaimana mendapatkan bibit tanamanya untuk dikembangkan dan dibudidayakan di wilayah ini,” katanya.

Untuk diketahui, akar Nagawutun merupakan akar dari tanaman yang hanya ada di Nagawutun. Rasanya sangat pahit dan selama iji digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit termasuk mengusir roh-roh jahat yang ada dalam diri seseorang yang sedang kerasukan.(bp)

=====

Foto: Masyarakat Belabaja sedang mendengarkan arahan Camat Nagawutu di kantor desa Belabaja, Sabtu, 09 April 2016 malam ( ist)

Komentar ANDA?