Di Roga, Mosalaki Ria Bewa Pastikan Kemenangan Victory-Joss di Ndona Timur

0
928
Foto: Cawagub NTT, Yosef Nae Soi visi sedang menyampaikan Visi, Misi dan program kerja Paket Victory-Joss dalam kampanye terbatas di desa Roga, Kecamata Ndona Timur, Kabupaten Ende, Sabtu, 28 April 2018

NTTsatt.com – ENDE – Mosalaki Ria Bewa di desa Roga, Kecamatan Ndona Timur, Kabupaten  Ende memastikan, kalau paket Viktor Liaskodat dan Yosef Nae Soy (Victory-Joss) akan menang di wilayah ini. Kepastian itu disampaikan mosalaki Ria bewa Roga ketika Josef Nae Soi, menggelar kampanye dialogis di desa itu, Sabtu, 28 April 2018.

Saat tiba di Roga, Yosef Nae Soi dan istri Ny Mery diterima secara adat oleh Mosalaki Ria Bewa Roga. Mereka menegaskan, karena hanya paket Victory-Joss yang berani datang ke Dess Roga, maka Mosalaki Ria Bewa Roga dan warganya mendukung paket No 4 ini untuk memimpin NTT.

“Bapa Yosef sudah datang dan masuk rumah adat kami, maka leluhur telah memberi restu agar Victory-Joss memimpin NTT,” kata tokoh adat yang adalah Mosalaki Ria Bewa Roga, Feliks Bata, saat kampanye dialogis itu.

Menurut dia, dengan melintasi medan jalan yang masih memprihatinkan, ia berharap setelah menjadi pemimpin NTT, jalan menuju Roga dan desa sekitarnya bisa diperbaiki. ‘Semoga warga di Ndona Timur ini bisa bangkit dan sejahtera. Kami siap berada di barisan NTT Bangkit dan sejahtera,” katanya.

Ketua Pemenangan Victory-Joss Ende, Erik Rede, mengajak warga Ndona Timur untuk memenangkan Victory-Joss. “Saya pastikan paket kita menang di Ndona Timur, agar masalah air, listrik dan jalan teratasi,” kata Wakil Ketua DPRD Ende ini.

Jurkam dari DPP Nasdem, Emy Hafid, mengatakan, selama berkeliling NTT, hampir di setiap tempat umum, seperti di dalam kapal motor Lewoleba-Waiwerang-Larantuka (pp), orang selalu mempercakapkan paket Victory-Joss.

“Minggu lalu saya dari Lewoleba ke Larantuka dengan kapal motor laut, juga di pasar-pasar, banyak yang bicara tentang Victory-Joss. Saya dengar sendiri paket ini dibicarakan di mana-mana. Karena itu paket ini layak jadi gubernur dan wagub NTT,” kata Emy yang sedang bergerilia jadi Caleg DPR RI ini.

Kristo Blasin dalam pidatonya menegaskan, masyarakat Ndona Timur harus menjadi bagian dari mencari pemimpin hebat yang berani melakukan perubahan untuk NTT. Dan, pilihan itu layak diberikan kepada Victory-Joss.

“Kami sudah berkeliling satu NTT dan rakyat menerima paket ini. Karena itu rakyat Roga dan Ende seluruhnya, juga harus bisa memberikan dukungan agar NTT bisa bangkit menuju sejahtera, melalui Victory-Joss,” kata Kristo.

Sekretaris Umum Tim Pemenangan Victoey-Joss, Honing Sanny, mengajak warga Sikka untuk tidak ragu-ragu memilih Victory-Joss karena dua sosok ini sudah selesai dengan diri sendiri dan mengiklaskan diri mengabdi untuk kemajuan NTT. “Sangat rugi kalau kita sia-siakan dua orang hebat ini yang punya integritas dan jejaring yang luas. Mari kita berikan dukungan dan memilih mereka pada 27 Juni 2018,” kata Caleg DPR RI dari Dapil NTT 1 ini.

Ia juga mengingatkan warga agar waspada terhadap isu agama yang sedang dan akan terus dimainkan paket tertentu saat Bulan Rosario. “Kita ingin proses demokrasi Pilgub berjalan baik, tidak dicederai hal-hal yang tidak mendidik. Mari kita jaga proses politik ini dengan cara-cara santun tanpa membawa sentimen agama,” tegas mantan anggota DPR RI dua periode ini.

Foto: Masyarakat Desa Roga, Kecamatan Ndona Timur, Kabupaten Ende serius mendengarkan pemaparan visi, misi dan program kerja Paket Victory-Joss yang ndisampaikan cawagub NTT, Yosef Nae Soi di desa itu, Sabtu, 28 April 2018

Sementara, Yosef Nae Soi ketika memaparkan visi dan misi Victory-Joss dan niat kembali ke NTT, dia meminta warga memberikan kuasa dan mandat kepada paket ini agar bisa mengusir setan kemiskinan, kebodohan dan korupsi di NTT dan bisa menyelesaikan kebutuhan dasar masyarakat seperti jalan, listrik dan air.

“Bapa mama harus yakin bahwa Victory-Joss bisa menyelesaikan semua masalah terutama air, jalan dan listrik. Tapi beri kami kuasa pada 27 Juni,” kata Nae Soi dan mengingatkan warga untuk mewaspadai orang-orang yang datang menjual agama demi tujuan politik. (tim media)

Komentar ANDA?