Diduga Ada Dosen di Kupang Anggota ISIS

0
212

KUPANG. NTTsatu – Isu yang berkembangan belakangan ini bahwa diduga kuat ada seorang dosen disebuah Perguruan Tinggi di Kota Kupang yang menjadi anggota ISIS. Isu itu dibenarkan Kapolda NTT, Brigjen Pol Endang Sunjaya.

“Benar, lima bulan lalu isu itu beredar dan langsung kita tindaklanjuti. Kita selidiki dan benar adanya. Namun setelah kita cek ke tempat tinggalnya, oknum Dosen itu sudah tidak ada lagi di Kupang. dia mungkin sudah meninggalkan Kupang. Meski demikian kita akan terus menyelidikinya,” kata Kapolda.

Kapolda yang dtemui usai kegiatan Pertemuan Tokoh Agama tingkat Proinsi NTT di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Senin, 27 April 2015 mengakui, pihaknya terus berupaya untuk membersihkan daerah ini dari aliran-aliran sesat termasuk ISIS tersebut.

Ketika ditanya, nama dosen dan dimana tempat kerjanya, Kapolda nggan memberikan jawabab. “Sudahlan dia sudah tidak ada lagi di Kupang, dan dipastikan dia bukan orang NTT,” katanya.

Sebelumya dalam pertemuan tokoh agama tingkat provinsi NTT yang dipandu langsung Gubernur NTT, Fran Lebu Raya, Kapolda mengatakan, aparat Kepolisian diwilayah sudah menyatakan tekad untuk membersihkan daerah ini dari aliran-aliran sesat termasuk ISIS, karena daerah ini memang perlu dijaga dengan baik.

Menurut Andang Sunjaya, dia berkeyaknan kuat bahwa aliran sesat dan ISIS yang masuk ke daerah ini tidak akan hidup lama apalagi berkembang dengan baik, karena daerah ini sangat terkenal dengan kerukunan yang sangat baik.

“Masalah ISIS itu merupakan masalah internasional. Yang kita perlu waspadai adalah mereka yang kembali dari luar negeri itu dengan membawa aliran itu. Tidak ada orang kita yang menjadi anggota ISIS, yang paling banyak adalah dari Jawa Timur. Tapi kita juga perl waspada kalau mereka pada akhirnya dating ke daerah kita ini,” kata Kapolda.

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya juga mengaku, beberapa bulan lalu informasi itu didengarnya, kemudian dia minta Kapolda untuk tangka orang itu dan periksa.

“Setelah bsaya dengan informasi itu, saya minta Kapolda untk selidiki dan tangkap dia untuk proses lebih lanjut. Kita perlu bersihkan daerah ini dari aliran-aliran sesat seperti itu,” tegas Gubernur. (bop)

Komentar ANDA?