Diduga ada Mafia Hukum Dalam Kasus Ivan Fadila – Vena Melinda

0
187

KUPANG. NTTsatu.com – Kasus harta gono gini antara pasangan cerai Ivan Fadila – Vena Melinda ternyata bermasalah. Vena Melinda Ivan mengajukan PK atas keputusan Pengadilan Agama dan Mahkamah Agung dalam waktu yang relative singkat merespons PK yang diajukan Vena.

Kuasa hukum Ivan Fadila, Petrus Bala Pattyona melalui rilisnya yang diterima redaksi NTTsatu.com, Rabu, 2 Maret 2016 menjelaskan, sidang gugatan Ivan itu akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Kamis, 03 Maret 2016 besok.

Petrus menjelaskan, dasar gugatannya, saat perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, telah diputuskan bahwa rumah di Jalan Paso Jagakarsa, Jakarta Selatan dan mobile Alfard sebagai gono gini mereka. Dan ketika hendak dijual atau dilelang, secara tiba-tiba Vena mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA).

Anehnya jelas Petrus, dalam waktu yang relatif singkat yakni hanya 71 hari MA mengabulkan PK Vena Melinda dengan amar putusan bahwa rumah dan mobil itu hanya milik Vena Melinda.

“Terbitnya putusan MA itu saya nilai sangat kilat, karena berkas PK dari Pengadilan Agama Jakarta Selatan yang dikirim tanggal 17 April 2015 diputus tanggl 30 Juni 2015. Dan waktu yang relatif singkat seperti itu merupakan hal yang tidak lazim dan jelas menunjukkan adanya perlakukan istimewa MA terhadan Vena Melinda,” tegasnya.

Menurut Petrus, semuanya akan terungkap dalam persidangan di PN Jakarta Selatan yang akan digelar besok. Sidang tersebut akan dipimpin oleh Nursyam SH, MH selaku Ketua Majelis Hakim didampingi dia hakim anggota masing-masing Zuhairi, SH, MH dan Cepi Iskandar, SH, MH. (bp)

=====

Foto: Kuasa Hukum Ivan Fadila, Petrus Bala Pattyona

Komentar ANDA?