Dinas Dukcapil Lembata Gelar Rakor Kependudukan

0
187

LEWOLEBA, NTTsatu. Com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lembata menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kependudukan untuk menyamakan persepsi terkait pelayanan dokumen kependudukan masyarakat Lembata.

Kadis Dikcapil Kabupaten Lembata, Wens O. Pukan, S.Sos, M.AP dalam sambutan pada pembukaan kegiatan itu mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi tentang pelayanan dokumen kependudukan untuk masyarakat Lembata sehingga semua warga masyarakat Lembata benar-benar terdata dengan baik dan akurat.

Kegiatan ini menghadirkan sembilan camat, 151 Kepala Desa dan Kelurahan serta 151 Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) se kabupaten Lembata yang digelar di aula Kopdit Ankara, Rabu, 11 November 2015.

Wens menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan untuk penerbitan dan penertiban dokumen kependudukan masyarakat Lembata. Selain itu juga kegiatan ini bertujuan sebagai forum sosialisasi perubahan UU Nomor 23 Tahun 2006 yang kini menjadi UU Nomor 24 tahun 2013 tentang Administradi Kependudukan.

“Intinya, kita mensosialisasikan perubahan aturan itu yang lebih menekankan pada masalah ketertiban administrasi kependudukan dan pelayanan pengurusan dokumen kependudukan secara gratis. Ini yang perlu disosialisasikan agar masyarakat tahu kalau mengurus dukomen kependudukan seperti kartu keluarga dan Kartu Tanda Penduduk itu dilayani secara gratis,” kata mantan Kadis Pariwisata Lembata ini.

Dikatakannya, Dins Dukcapil Lembata melakukan sosialisasi kepada para camat, kepala desa, lurah dan ketua BPD dengan maksud agar setelah sosialisasi dalam rakor ini, mereka bisa menyampaikan kepada masyarakat tentang program dinas ini.

“Mereka adalah ujung tombak kita di lapangan, karena itu kita perlu memberikan mereka pemahaman secara baik untuk kemudian mereka jelaskan kepada masyarakat di tempat tinggal mereka masing-masing, sehingga ketika ada pelayanan, masyarakat sudah tahu dengan baik,” katanya.

Menurut Wens, penduduk Kabupaten Lembata harus benar-benar didata dengan baik dan akurat sehingga ketika ada hajatan politik seperti Pilkada 2017 mendatang, ketika KPU Meminta data kependudukan Lembata, kita sudah siap dengan data yang akurat, Karena selama ini sering terjadi kesalahan data kependudukan dimana ada yang sudah meninggal atau pindah ke daerah lain bahkan ke luar negeri masih didata dalam daftar pemilih tetap.

“Ini harus kita tertibkan sehingga ketika ada hajatan politik, masyarakat Lembata yang benar-benar memiliki hak pilih sudah terdaftar secara akurat dan memang mereka benar-benar warga Lembaya yang sedang berada di Lembata,” tegasnya. (*/bp)

======

Foto: Kegiatan Rakor Kependudukan yang digelar Dinas Dukcapil Lembata di Aula Kopdit Ankara Lewoleba, Rabu, 11 November 2015

Komentar ANDA?