Dishub Kota Bersama Polisi Tertipkan Mobil Trevel di Oesapa

0
161

KUPANG. NTTsatu.com – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kupang akan mengandeng Polisi dan Pengadilan Negeri  untuk melakukan penertipan seluruh kendaraan trevel yang sering mangkal di jalan Timor Raya di cabang Oesapa  untuk mengangkut penumpang. Kondisi ini sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Kepala dinas Perhubungan Kota Kupang,Yogers  Leka kepada wartawan di kantonrnya,Kamis (3/9/2015) menjelaskan, penertipan yang akan dilaukan ini menggunakan sistem sidang ditempat . Dan pelaksanaan ini direncanakan akan dilakukan dalam bulan ini juga.

“Untuk penertipan trevel ini, saya sudah bertemu dengan pihak pengadilan dan membicarkanya hal ini. Kami sepakat sehingga dalam waktu singkat ini kami akan melakukan rapat pematapan bersama pihak kepolisian, “ katanya.

Leka mengaku,dalam penertipan ini tentunya ,Dishub tidak bisa langsung  serta mereta melakukan penertiapan, tetapi akan melakukan rapat interen antara Dishub, Pengadilan dan kepolisian untuk membicarakannya. Sesuai aturan denda yang diberikan bagi trevel yakni denda Rp 500 ribu atau kurungan penjara dua bulan.

“Sesuai hasil survei ada sekitar 100 lebih trevel yang tidak memiliki ijin. Karena sesuai ijin yang dikeluarkan dari provinsi untuk trevel sesuai aturan Menetri Perhubungan ,hanya 14 yang memilki ijin trevel,” katanya.

Dia menjelaskan, tervel yang mendapat ijin tentunya harus memilki plat kuning,dan ada logo perusahan ,serta bagian belakang harus tulis tempat tujuan seperti Kefa-Atamabua,atau Soe –Kefa.

Pantauan NTTsatu.com selama ini, banyak sekali mobil yang parkir di pinggir jalan seputaran traffick lights Opesapa. Mobil-mobil itu beroperasi sebagai mobil rental dan sering terjadi keributan karema merebut penumpang baik antar sesame mobil travel juga dengan awak Bus jurusan Soe, Kefa dan Atambua. (rif/bp)

====

Foto: Ilustrasi lalu lintas yang semrawut

Komentar ANDA?