Dituntut 1, 6 Tahun Penjara, Yulius Runga Menangis

0
173

KUPANG. NTTsatu.com – Yulius Umbu Runga terdakwa dalam kasus dugaan korupsi proyek optimalisasi perpipaan di Kamelimabu, Kabupaten Sumba Tengah tahun 2014 dituntut selama 1, 6 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Waikabubak di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang.

Ketika, JPU membacakan tuntutan itu, terdakwa langsung menangis di hadapan majelis hakim.

Sidang dengan agenda tuntutan dipimpin majelis hakim, Abdul Siboro didampingi dua hakim anggota masing-masing, Ansyori Saifuddin dan Yelmi. Terdakwa Yulius Umbu Runga hadir di persidangan di dampingi penasihat hukumnya, Novan Erwin Manafe. Turut hadir JPU, Didit A. Nugroho, SH. Selain dituntut selama 1, 6 tahun penjara,

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mewajibkan terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp 50 juta. Dengan catatan, jika terdakwa tidak membayar denda tersebut maka akan diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan penjara.

JPU Kejari Waikabubak, Didit A. Nugroho dan Andrew P. Keya, dalam amar tuntutannya menyatakan terdakwa selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, karena merubah rencana anggaran biaya (RAB) sebanyak tiga rangkap. Terdakwa dinyatakan telah merugikan keuangan negara berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat Kabupaten Sumba Tengah sebesar Rp 131 juta lebih.

Walaupun, terdakwa telah mengembalikan temuan tersebut sebesar Rp 132 juta yang dititipkan ke JPU. Menurut JPU, perbuatan terdakwa telah diatur dan diancam pasal 3 jo pasal 18 Undang-undang (UU) Nomor 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi (Tipikor), sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31/1999 tentang pemberantasan Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP. (dem)

Komentar ANDA?