Dominikus: Akhir September, NTT Lampaui 95 Persen Target Nasional Imunisasi MR.

0
327

NTTsatu.com – KUPANG – Dinas kesehatan provinsi NTT himbau bangun posko di tempat Ibadah, Pelabuhan dan Bandara untuk menghimpun seluruh anak-anak yang tidak terhimpun di dalam institusi pendidik, seperti yang droup-aut, putus sekolah yang bekerja di sawah dan lading sehingga semua anak-anak NTT mendapatkan imunisasi MR.

Vaksin MR adalah jenis imunisasi yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari dua penyakit sekaligus yakni campak Maesles dan campak Rubella . vaksin MR perlu diberikan pada anak usia 0-kurang lebih 15 tahun untuk mencegah penyebaran virus Rubella.

Iminisasi Maesles dan campak Rubella di NTT sudah berjalan dengan baik, dengan rata-rata cakupan kabupaten melebihi Nasional, sampai saat ini monitoring Dinas Kesehatan Provinsi NTT Imunisasi MR sudah mencapai 75 persen sedangkan target nasional mencapai 95 persen sehingga diperkirakan melampai target Nasional pada akhir September mendatang.

Kepala Dinas kesehatan provinsi NTT, drg. Dominikus Minggu Mere, ketika dikonfirmasi terkait capain imunisasi MR di NTT, senin (17/09) diruangannya, menyampaikan jika di NTT imunisasi MR sudah mencapai 75 persen dan akan melampaui Nasional pada kahir bulan Setember mendatang.

”Dengan kerja keras dan komitmen kelapa daerah dan jajaran serta teman-teman tenaga kesehatan dilapangan, kami pastikan seluruh anak-anak NTT mendapatkan imunisasi MR. kami juga sudah memastikan distribusi vaksin MR keseluruh Kabupaten/Kota dan dari Kabupaten ke Puskesmas-puskesmas dan sasarannya adalah bayi 0 bulan dan anak-anak umur kurang dari 15 tahun,” imbuhnya.

Pihaknya sangat mengkwatirkan anak-anak yang tidak terhimpun didunia pendidikan, seperti anak-anak yang droup-out, putus sekolah, yang bekerja diladang dan diswah, sehingga harus mengambil kebijakan agar petugas kesehatan di Puskesmas dan unit pelaksanaan imunisasi terdepan, harus membuka posko di Gereja, Mesjid, Pelabuhan dan Bandara, sehingga menangkap anak-anak dengan criteria diatas, sehingga seluruh anak-anak NTT khususnya dan Indonesia pada umumnya mendapatkan imunisasi MR yang sama.

Ada hambatan dibeberapa daerah, seperti fatwa MUI dan saat ini kita sudah memperoleh fatwa MUI tersebut yang menyatakan, imunisasi MR untuk anak-anak itu bisa dilakukan.

Menurutnya, sampai saat ini pihaknya sedang menyisir Wilayah-wilayah yang masih tertunda untuk proritas imunisasi, terlebih dipelosok-pelosok yang terisolir sehingga diakhir September anak-anak sudah mendapatkan Imunisasi MR. (amb/gan)

 

Foto: Kadis Kesehatan NTT, drg. Dominikus Minggu Mere,

Komentar ANDA?