DPRD Lembata Setujui Tiga Ranperda Ditetapkan Menjadi Perda

0
193
Foto: Wakil Ketua DPRD Lembata, Yohanes Derosari

NTTsatu.com – KUPANG Setelah melalui berbagai tahapan, mekanisme pembahasan dan persidangan, akhirnya Pimpinan dan Anggota DPRD Lembata menetapkan Keputusan DPRD Lembata Nomor 12/DPRD.KAB/LBT/2017 tentang Persetujuan Terhadap 3 (Tiga) Buah Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Lembata untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, dalam rapat paripurna, Selasa, 29 Agustus 2017.

Rapat paripurna itu dipimpin Wakil Ketua l DPRD Lembata, Yohanes Derosari,SE didampingi Ketua DPRD Lembata, Ferdinandus Koda, SE dan Wakil Ketua ll DPRD, Paulus Makarius Dolu, S.Fil. yang dihadiri Sekda Lembata, Drs. Petrus Toda Atawolo, M.Si mewakili Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, ST.

Dalam diktum menimbang dikatakan, tiga Ranperda itu telah melewati tahapan pembahasan dan dilakukan evaluasi oleh Biro Hukum Setda Provinsi NTT di Kupang dan telah memenuhi syarat, baik aspek formal maupun materil untuk ditetapkan menjadi Perda.
Ketiga Ranperda yang telah disetujui oleh DPRD Lembata itu masing-masing:

  1. Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Lembata tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Lembata.
  2. RRancabgan Peraturan Daerah Kabupaten Lembata Pengendalian dan Pengawasan Terhadap Pengafaan, Pengedaran dan Penjualan Minuman Beralkohol di Kabupaten Lembata.
  3. Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Lembata tentang Pengelolaan Sampah di Kabupaten Lembata.

Wakil Ketua DPRD Lembata, Yohanes Derosari Selaku pimpinan rapat Paripurna yang dihubungi terpisah menjelaskan, tiga ranperda itu sudah melalui proses yang panjang hingga ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Lembata itu.

“Beberapa waktu lalu, tim dari Lembata sudah melakukan asistensi ke Biro Hukum Setda NTT dan telah dilakukan penyempurnaan seperlunya sehingga dalam Paripurna itu ketiga Ranperda itu sudah ditetapkan menjadi Perda,” katanya. (rin/bp)

 

Komentar ANDA?