Dua Jamaah Haji Indonesia Tewas Tertimpah Reruntuhan Dinding Masjid

0
174

NTTsatu.com – Kepala Pusat Kesehatan Haji Indonesia Dr Fidiansjah mengungkapkan, dua jamaah Indonesia yakni Masnauli & Siti Rasmina yang tewas di Makkah karena mengalami luka serius di bagian kepala dan tewas terkena reruntuhan dinding Masjidil Haram pasca dihantam crane.
“Yang meninggal, terkena cidera berat pada kepala,” ujar Fidiansjah di Makkah, Sabtu (12/9).
Hingga saat ini, lanjut Fidiansjah, total jumlah jamaah haji asal Indonesia yang terluka akibat insiden tersebut berjumlah 34 orang termasuk dua tewas.
“32 Jamaah tersebut mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan dinding,” ucapnya seperti dilansir Antara.
Fidiansjah menambahkan kondisi tujuh jamaah terdiri dari dua laki-laki dan lima perempuan sudah berangsur pulih. “Kondisi semuanya dalam keadaan stabil dan dalam pemulihan. Insyaallah secepatnya kita kembalikan ke kloter masing-masing,” katanya.
Selain itu, ada delapan korban lainnya dievakuasi ke sektor IV yang merupakan lokasi terdekat dengan Masjidil Haram.
Sedangkan sisanya sebanyak 17 jamaah ditangani Rumah Sakit Arab Saudi yang tersebar pada tiga rumah sakit yaitu Al-Nur sebanyak lima orang (empat laki-laki dan satu perempuan), Zahir sebanyak 11 orang, dan King Abdullah satu orang.
Sebelumnya, hujan deras disetai angin kencang dan petir melanda Makkah, pada Jumat (11/9) sekitar pukul 17.00 waktu Arab Saudi atau pukul 21.00 WIB. Peristiwa alam tersebut membuat sejumlah pohon tumbang dan kaca pecah di beberapa hotel serta pertokoan.
Tak hanya itu, sejumlah ruas jalan juga digenagi air sehingga membuat beberapa terowongan terpaksa ditutup khawatir terdapat mobil yang terjebak. Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri yang mendarat di Jeddah saat insiden itu terjadi langsung mengunjungi Rumah Sakit Al-Nur dan Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (sumber: merdeka.com)

Komentar ANDA?