Dua Pemuda Tenggelam di Bendungan Wae Musur

0
211
Foto: Tim Basarnas dan tim lainnya sedang berupaya mencari korban yang tenggelam
  • Satu Korban Baru Baru Ditemukan

BORONG, NTTsatu.com – Kejadian naas menimpa dua pemuda asal Desa watu Mori Kecamatan Satar Mese   Firman Y Saputra (18) pelajar kelas  2 SMAN  1   Borong  dan Ferianus  Radus tamatan SD. Keduanya  tenggelam di Bendungan kali Wae Musur Desa watu Mori Kecamatan satar Mese Kabupaten Manggarai Timur (Matim) pada Hari Minggu (26/2) pukul 16.00 Wita.

Hal ini Disampaikan Kasubag Humas Polres Manggarai Ipda Daniel Djihu  dari Laporan Pos pelayanan Polsek Borong kepada NTTsatu.com,  Senin (27/2).

Dia menjelaskan, kedua korban bersama temanya  sedang mandi di kali  dekat bendungan kali wae Musur. “Jarak kali tempat korban dan temanya mandi  kurang lebih 50 Meter,” kata Daniel.

Dijelaskan kronologis peristiwanya,  korban mengikuti salah satu korbanya atas nama Alvian  yang mandi di dekat bendungan wae Musur,tiba-tiba Alvian angkat tangan hendak meminta pertolongan,

Melihat hal tersebut kedua korban bergegas menghampiri dan memberikan pertolongan, namun saat itu pula kedua korban tenggelam dan terbawa arus.

Dari kejadian tersebut Alvian  berhasil diselamatkan dan dilarikan menuju Puskesmas Borong ibu kota kabupaten Manggarai Timur  dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Dijelasakan Daniel, pada pukul 17.30 dilakukan pencarian oleh seorang penyelam  dengan menggunakan peralatan selam namun tidak bisa ditemukan hingga Minggu (26/2) malam.

Dia mengatakan,  kesulitan bagi penyelam melakukan pencarian luasnya bendungan Wae Musur juga  juga dipengaruhi kondisi sudah mulai gelap, air kali dalam keadaan kotor sulit melakukan penerangan, dan kondisi aliran sungai sangat deras.

“Dengan kesulitan ini pencarian akan terus dilakukan hingga Senin (27/2),” katanya.

Sementara Senin Petang (27/2) , Anton Dergong Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Matim yang dihubungi NTTsatu.com  mengatakan  dari pagi hingga petang  tim Basarnas  dan Polres Manggarai  dibantu  BPBD Matim dan Dinsos Tagana Matim terus melakukan pencarian hingga satu korban ditemukan atas nama  Ferianus Radus (18)

“Masih terus dilakukan pencarian 1 korban yang belum ditemukan,” terangnya. (Mus)

Komentar ANDA?