Dukung New Normal di NTT, Empat Rumah Sakit Dilengkapi Alat Test Cepat Swab

0
1170

NTTsatu.com — KUPANG — Inilah langkah Pemerintah Propinsi menghadapi pelaksanaan new normal, tanggal 15 Juni mendatang. Empat rumah sakit di daerah ini akan dilengkapi alat test cepat sampel swab atau Tes Cepat Molekuler (TCR). Dibutuhkan waktu cuma 45 menit untuk memastikan ada tidaknya Covid-19 dalam sampel swab.

“Ya, hasil pemeriksaan dari Tes Cepat Molekuler (TCM) hanya memakan waktu 45 menit dalam pemeriksaan sampel swab. Untuk itu, kami akan segera mendistribusikan catridge ke empat rumah sakit,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg Domi Minggu Mere, M.Kes, di Kupang, Minggu (7/6/2020).

 Dibandingkan dengan pemeriksaan swab dengan PCR Real Time, terang Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ini, memakan waktu hingga 7 (tujuh) jam. Namun dalam sisi jumlah, PCR Real Time lebih banyak sampel swab karena bisa memeriksa 48-116 sampel swab.
Catridge TCM tersebut akan didistribusikan untuk empat rumah sakit. Yakni, pertama, RS TC Hillers Maumere yang akan melayani kabupaten Sikka, kabupaten Flotim dan Kabupaten Lembata. Kedua, RS Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat, yang akan melayani Kabupaten Manggarai Barat, kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.

Ketiga, RS Umbu Rara Meha untuk seluruh kabupaten di daratan Sumba (Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya). Dan, terakhir, RS Prof. W.Z. Yohanes Kupang melayani kabupaten di daratan Timor meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu dan Malaka.

“Pada dasarnya kami prioritaskan untuk empat rumah sakit tersebut dan memastikan kapasitas pemeriksaan tak hanya menunggu hasil pemeriksaan dari RSUD Prof. Dr.W.Z. Johannes Kupang,” ungkapnya.

Sementara, untuk RS Gabriel Manek yang melayani Kabupaten TTU, Belu, dan Malaka, dan RSUD Ende untuk wilayah Nagekeo, Ngada, dan Ende, harus diinstal terlebih dahulu karena belum diinstal.

“Segera kami koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, apakah mendapatkan petugas dari Jakarta atau melalui video telekonferensi,” tegasnya.

Menurut drg Domi, hal-hal ini perlu dipersiapkan secara matang untuk mendukung penerapan new normal pada waktu yang akan datang.

Dia juga melaporkan bahwa hari ini tidak ada penambahaan pasien Covid-19 di NTT. Karena 48 sampel swab yang diperiksa di Laboratorium biomolekular RS W. Z. Johanes Kupang dinyatakan negatif. Sehingga total pasien yang sedang dirawat masih tetap, sebanyak 72 orang, 30 pasien sembuh dan 1 orang meninggal dunia. Total keseluruhan, 103 pasien. (*/bp)

Komentar ANDA?