Gelombang Tinggi, 11 Wisatawan Asing di Labuan Bajo Terpaksa Dievakuasi  

0
206

 

NTTsatu.com – MAUMERE – Tim Evakuasi Gabungan berhasil mengevakuasi 11 wisatawan asing dari berbagai negara, Minggu (12/8). Para wisatawan asing ini dievakuasi ke Labuan Bajo, ibukota Kabupaten Manggarai Barat, setelah KM Karunia Ilahi yang mereka tumpangi dari Pulau Komodo dihantam gelombang setinggi 2 meter.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere I Putu Sudayana menjelaskan upaya penyelamatan terhadap 11 wisatawan asing ini dilakukan setelah mendapat informasi dari Kantor Basarnas Pusat di Jakarta. Kantor Basarnas Pusat sendiri menerima informasi langsung dari Zinadine, salah seorang wisatawan yang saat itu berada di atas KM Karunia Ilahi. Zinadine berinisaiatif meminta pertolongan karena melihat kondisi yang membahayakan keselamatan kapal dan penumpang kapal.

“Sekitar pukul 13.40 Wita kami dapat informasi dari Jakarta bahwa ada kapal yang memuat 11 wisatawan asing butuh bantuan karena sedang dihantam gelombang kurang lebih 2 meter. Segera kami perintahkan untuk proses evakuasi terhadap rombongan tersebut,” jelas I Putu Sudayana.

Dari Maumere, I Putu Sudayana langsung menggerakan personil rescue yang berada di Labuan Bajo untuk melakukan upaya penyelamatan. Rescuer yang dturunkan yakni 5 orang dari Pos SAR Mabar, 1 orang dari Pos AL Mabar, 1 orang Koramil Mabar, 2 orang KP3 Laut Mabar, 3 orang PolAir Mabar, dan 3 orang dari KPLP Mabar. Mereka menggunakan 1 buah RIB 400 PK dan 1 buah KN 5168 milik KPLP Mabar.

Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Yudha Kusuma menambahkan KM Karunia Ilahi mengangkut 11 wisatawan asing untuk melakukan trip dri Pulau Komodo menuju Labuan Bajo. Awak kapal motor itu sendiri berjumlah 5 orang. Saat dihantam gelombang tinggi, posisi kapal tersebut berada di antara Pulau Pengah Kecil dan Pulau Pengah Besar, yang berjarak 14 mil dari Dermaga Labuan Bajo.

“Saat ini 11 orang wisatawan asing dibawa menuju Labuan Bajo menggunakan RIB dan KN. Sewmentara 5 crew kapal melanjutkan perjalanan dengan kapal yang sama, berlindung di Pulau Papagaran,” jelas Yudha Kusuma.

Media ini belum memperoleh identitas 11 wisatawan asing yang berhasil dievakuasi, termasuk dari negara mana saja. Belum diketahui juga apakah di antara mereka terdapat anak-anak kecil atau tidak. Yudha Kusuma berjanji akan menginformasikan lebih lanjut setelah Tim Evakuasi Gabungan tiba di Labuan Bajo. (vic)

 

Foto: Proses evakuasi 11 wisatawan asing di tengah laut, akibat kapal motor yang ditumpangi dihantam gelombang, Minggu (12/8);

Komentar ANDA?