Generasi Mudah Perlu Melihat Peluang Dunia Wirausaha.

0
145
Foto: Suasana Rakerda HIMPMI NTT di Aston Hotel, Jumat, 18 November 2016

KUPANG. NTTsatu.com – Ketua umum Badan Pimpinan Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD Hipmi),  Fahmi Abdullahi, mengingatkan agar lebih banyak lagi generasi muda yang bergelitu di dunia usaha.

“Di NTT saat ini hanya memiliki sekitar 0,7 persen wirausaha muda. Seharusnya suatu negara paling tidak memiliki 2 persen jumlah wirausaha. Jika dibandingkan dengan Jepang yang sudah memiliki 10 persen wirausaha, Indonesia masih tertinggal jauh. Hal tersebut perlu dibenahi, khususnya NTT yang memiliki potensi,” kata Fahmi Abdullah dalam sambutannya  ketika membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Himpi NTT di Hotel Aston, Jumat, 18 November 2016.

Hami menjelaskan, di  NTT perlu ada perubahan mind set dari generasi muda yang bercita-cita menjadi polisi ataupun tentara. Generasi muda perlu mengubah mind set tersebut, supaya banyak yang berminat di bidang wirausaha. Hal tersebut karena kuota untuk menjadi PNS, Polisi, dan TNI hanya sedikit, Lebih baik generasi muda juga terjun dalam dunia wirausaha.

Dia mengakui, HIPMI juga memiliki program untuk membentuk HIPMI di setiap perguruan tinggi di NTT. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan minat generasi muda ke dunia bisnis.

Hipmi NTT menggelar kegiatan Rakerda, Pendidikan dan Latihan Daerah (Diklatda)  dan Silatda, dengan tema “Sehati Sesuara Membangun Semangat Kewirausahaan Generasi Muda NTT.

Acara ini diselenggarakan utk meningkatkan kualitas wirausahawan muda yg ada di NTT, sesuai dengan semboyan HIPMI yakni Pejuang Pengusaha, Pengusaha Pejuang. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membahas program kerja HIPMI NTT.

HIPMI NTT mendapatkan dana dari donatur, sponsorship, dan sumbangan pengurus pusat untuk mengembangkan HIPMI di daerah. (ambu/bp)

Komentar ANDA?