Golkar Bisa Gugat Pengamat Politik yang Cemarkan Nama Baik Airlangga Hartarto

0
385

NTTsatu.com -JAKARTA – Wakil Ketua Badan Advokasi Partai Golkar (BAPG) Muslim Jaya Butarbutar mengecam penyataan analis politik yang memprediksi Ketua Umum Partai Golkar Airlagga Hartarto tidak lama lagi akan dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Pengamat politik Muslim Arbi bilang tak lama lagi Airlangga Hartarto (ketum Golkar) bisa jadi tersangka. Pernyataan ini jelas merusak nama baik Pak Airlangga dan Partai Golkar secara institusi,” kata Muslim Jaya Butarbutar, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 28 September 2018 seperti dirilis harian Pijar.

Menurut Muslim Jaya Butarbutar, dirinya mendesak pengamat politik yang dimaksud untuk secepatnya meminta maaf dan mengklarifikasi pernyataannya di salah satu media online yang mencemarkan nama baik Ketua Umum Parta Golkar.

Karena, proses penyelidikan kasus korupsi kader Golkar, Eni Saragih, sedang berjalan. Penyidik KPK harus diberi ruang luas menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Tidak boleh ada orang di luar KPK, termasuk pengamat politik, menggiring opini untuk melakukan pembenaran sederhana yang sangat merugikan nama baik seseorang.

“Tak pantaslah pengamat politik ngomong soal proses hukum yang sedang berjalan,” ujar Muslim Jaya Butarbutar yang juga caleg DPRD Provinsi Jabar dari Dapil Kota Bekasi dan Depok ini.

Lebih lanjut, ditegaskan Muslim Jaya Butarbutar, dirinya juga mengingatkan pengamat politik tidak boleh memasuki ranah hukum yang tidak dikuasainya. Apalagi menyimpulkan sesuatu berdasarkan asumsi yang sesat dan menyesatkan.

Karena itu, dirinya akan melaporkan Muslim Arbi ke polisi jika tidak meminta maaf dan menarik pernyataan tersebut dalam 3×24 jam.

“Diberikan waktu 3X24 jam. Kalau tidak minta maaf dan menarik pernyataannya, akan kami laporkan ke polisi,” tegas Muslim Jaya Butarbutar yang juga menjabat Wakil Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 57 ini. (*/bp)

=======

Foto: Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto

Komentar ANDA?