Gubernur Diminta Perhatikan Tiga Masalah Utama Bank NTT

0
546
Foto: Amos Corputty, salah satu pemegang sahazm pada PT Bank NTT

NTTsatu.com – KUPANG – Gubernur NTT selaku pemegang saham Pengendali diharapkan segera membenahi PT Bank NTT dengan memperhatikan tiga masalah utama. Tiga masalah utama pada Bank NTT saat ini adalah kredit macet, struktur organisasi dan IT.

“Tiga masalah utama ini harus menjadi perhatian serius Gubernur dengan dukungan penuh dari para pemegang saham pada Bank milik pemerintah dan rakyat NTT ini,” kata Amos Corputty.

Mantan Dirut dan juga salah satu pemegang saham Bank NTT ini dihubungi media ini, Selasa, 25 September 2018 mengatakan, kredit macet saat ini mencapai ratusan miliar.

“Kredit macet itu terjadi karena direksi tidak cermat dalam memberikan pinjaman kepada nasabah. Dan kredit macet itu harus ditagih, tidak ada alasan untuk tidak menagi,” katanya.

Terkait struktur pada tubuh Bank NTT, Amos mengatakan, perlu digabungkan dua direksi yakni Dana dan Kredit. Penggabunngan ini juga mesti dilakukan karena terjadi pemborosan biaya kepada dua direktur ini yang tugas dan beban kerjanya sedikit.

“Digabungkan saja dua jabatan itu sehingga terjadi penghematan karena bayar gaji direktur itu besar sementara beban kerja tidak cukup banyak,” katanya.

Mengenai perangkat IT padan Bank ini, Amos mengatakan, masalah IT menyangkut program cor banking segera diganti.Merek yang bertugas di IT harus menyampaikan kondisi cor banking yang sudah sangat ketinggalan dan tidak bisa memenuhi kebutuhan perbankan saat ini.

“Jangan sampai mereka neko-neko seperti 5 tahun lalu yang seharusnya diganti tapi oleh mantan dirut secara sepihak tanpa persetujuan direksi lain dan komisaris dia memperpanjang kontrak barang yg bermasalah dan sekarang tambah rumit permasalahannya. Ada permainan yang ditutup’tutupi. Harus minta pertanggung jawabannya dan segera proses pergantiannya,” tegasnya.

Amos berharap, Gubernur Viktor Laiskodat yang berniat membersihkan koruptor-koruptor, tikus-tikus pencuri perampok agar yang tinggal untuk bekerja adalah mereka-mereka yang bersih dan bisa bekerja secara profesional utk melayani masyarakat dan membangun NTT.

“Saya berharap kiat gubernut itu bisa dilakukannya. Saya percaya itu karena pak gubernur juga adalah komisaris Utama salah satu bank swasta nasional yang memiliki pengalaman soal itu,” pungkas Amos. (bp)

——-‘

 

Foto: Amos Corputty, mantan Dirut Bank NTT dan juga salah satu pemegang saham pada Bank milik pemerintah dan rakyat NTT ini.

Komentar ANDA?