Gubernur Minta Sekda NTT Jaga Martabat

0
344
Foto: Gubernur NTT, Frans Lebu Raya saat melantik Benediktus Polo Maing menjadi Sekda NTT, Rabu, 30 Agustus 2017

NTTsatu.com – KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya meminta Benediktus Polo Maing yang baru dilantiknya menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) NTT untuk menjaga martabat dalam menjalankan tugas yang baru ini.

“Jaga Martabat diri dan jaga martabat jabatan ini. Tugas Sekda itu berat tetapi harus dijalankan dengan baik karena ini tanggungjawab untuk bersama-sama membangun daerah ini,” kata Lebu Raya dalam sambutannya saat melantik Benediktus Polo Maing menjadi Sekda NTT yang baru di Aula Hendrik Fernandez Kantor Gubernur NTT, Rabu, 30 Agustus 2017.

Lebu Raya menjelaskan, proses seleksi hingga penetapan Benediktus Polo Maing menjadi Sekda NTT melalui Keputusan Presiden (Keppres) RI. Proses ini memang panjang hingga hari ini pelantikan Sekda baru.

“Semua saya berpikir prosesnya cepat dan bisa dilantik bersamaan dengan berakhirnya masa tugas Sekda lama Frans Salem yang pensiun awal Juli lalu. Ternyata prosesnya lama dan baru hari ini pelantikan,” jelasnya.

Kepada Sekda Polo Maing, Frans Lebu Raya juga menceritakan tentang kebersamaannya dengan mantan Sekda Frans Salem. Tugas sekda itu banyak dan memang butuh ketekuan.

“Pak Frans Salem itu baru pulang kantor kalau saya sudah pulang, padahal saya biasa pulang kantor itu jam delapan malam. Suatu malam saya bulang pak Frans Salem, kalau pekerjaan sudah selesai silahkan pulang dan istirahat saja, tetapi dia bilang, sebelum gubernur pulang saya belum pulang,” kisah Lebu Raya.

Gubernur juga pada kesempatan itu meminta Ben Polo maing untuk memperhatikan tugas koordinasi dengan semua pihak agar segala urusan dapat berjalan dengan baik.

“Saya hampir  menyelesaikan tugas saya sebagai guhbernur karena itu saya minta Sekda untuk mempersiapkkan laporan pertangungjawaban akhir masa jabatan dengan baik. Dan dalam waktu dekat ini berkoordinasilah dengan DPRD agar perubahan anggaran bisa dimulai dan segera ditetapkan,” pintanya.

Terakhir, Gubernur berharap opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih pemerintah provinsi NTT selama dua tahun berturut-turut ini harus dipertahankan dengan baik.

“Saya minta Sekda untuk koordinasi dengan semua instansi tingkat provinsi, dengan DPRD NTT dan semua pihak agar WTP itu harus tetapi diraih setiap tahun,” pesannya. (bp)

Komentar ANDA?