Guberur NTT Minta PMKRI Harus Jaga Idealisme

0
207
Foto: Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dan Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno foto bersama anggota baru PMKRI Cabang Kupang usai pelanitikan, Rabu, 25 Oktober 2017 (ist)
NTTsatu.com – KUPANG – Gubernur Nusa Teggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya mengharapkan, PMKRI menjaga idealisme sebagai organisasi kemahasiswaan.

“Memiliki idealisme jangan merasa melayang, melainkan harus sadar bahwa masih berpijak di bumi,” pesan Lebu Raya dalam sambutannya saat

acara pelantikan anggota baru dan Dies Natalis ke-54 di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Rabu (25/10/2017) malam.

Acara pelantikan dan Dies Natalis Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang St. Fransiskus Xaverius  diawali dengan perayaan misa yang dipimpin Pastor Moderator PMKRI Cabang Kupang, Rm. Maxi Un Bria, Pr.

Lebu Raya mengatakan menjadi anggota salah satu kelompok Cipayung seperti PMKRI, tentu memiliki motivasi tersendiri.

“Ada yang ingin jadi anggota PMKRI agar kelak bisa jadi ketua PMKRI, ada yang juga ingin nanti bisa menjadi gubernur dan sebagainya,” katanya dalam acara yang dihadiri Hadir Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno dan tamu undangan lainnya.

Selanjutnya, Hubernur menyataka: “Saya ajak teman-teman PMKRI mari kita diskusi. Begitu juga dengan teman-teman kelompok Cipayung lainnya, mari bersama kita berdiskusi”.

Ketua DPRD Provinsi NTT, H. Anwar Pua Geno, mengatakan, PMKRI dengan Pro Ecclesia et Patria terus bersemangat dan terlibat dengan rakyat, tetap eksis dan berkiprah bagi daerah nusa dan bangsa.

Dia mengakui, mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung akan menjadi generasi penerus dan pemimpin daerah, nusa dan bangsa kedepan.

“Saya berharap, PMKRI Cabang Kupang bisa melahirkan kader-kader potensial untuk berbakti bagi daerah dan bangsa,” kata Anwar.

Ketua PMKRI Cabang Kupang, Markus Gani mengharapkan anggota baru PMKRI Cabang Kupang St. Fransiskus Xaverius menjadi ‘senjata’ untuk bisa membidik berbagai kejahatan dan masalah sosial di NTT.

“Kejahatan yang paling menonjol adalah penindasan terhadap rakyat kecil,” ujarnya.

Menurut Markus, momentum pelantikan anggota baru dan Dies Natalis PMKRI ini bisa memberi motivasi bagi semua anggota PMKRI untuk bisa menjadi senjata.

“Saya minta kepada seluruh anggota PMKRI terutama 90 orang yang baru dilantik supaya bisa jadi senjata untuk membidik berbagai kejahatan dan persoalan masyarakat,” kata Markus sambil menyatakan, 90 anggota baru yang dilantik, diberi nama angkatan “Perdamaian”. (*/bp)

 

Komentar ANDA?