Hasil Survey PolMark: PDIP 25,1%, Golkar 9,2 %

0
558
Foto: Elektabilitas parpol versi Polmark 2017 (istimewa)

NTTsatu.com – JAKARTA – PolMark Indonesia melakukan survei terhadap tingkat elektabilitas partai politik. Hasilnya, PDIP sebagai partai penguasa masih berada jauh di atas dengan 25,1 persen. Disusul Partai Golkar yang hanya mendapatkan 9,2 persen. Ketiga Partai Gerindra dengan keterpilihan 7,1 persen.

Menariknya keempat diisi oleh PKB dengan 6,3 persen. Partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu menggeser Demokrat pada Pemilu 2014 lalu yang kini di posisi kelima dengan 5,3 persen. Keenam PAN 3,6 persen.

“Survei ini bukan dibiayai Jokowi dan Prabowo dan bukan juga dibiayai mereka yang duduk di depan (narasumber). Lalu kemudian pihak yang kerja sama dengan kami tidak bersedia dipublikasikan. Dia hanya mempersilakan hasil survei kami dipublikasikan,” kata CEO PolMark Eep Saefulloh di kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (22/10).

Berikutnya, perolehan di bawah parliamentary threshold 3,5 persen (tak lolos parlemen) yakni NasDem 2,8 persen, PKS dan PPP sama-sama dapat 2,4 persen. Perindo 1,7 persen, Hanura 0,3 persen, PBB 0,2 persen. PKPI, PSI dan Partai Idaman 0 persen.

Foto: Tingkat kesukaan parpol versi Polmark 2017 (istimewa)

Sementara yang menjawab golput 1,3 persen. Rahasia 8,5 persen dan tidak tahu tidak menjawab sebanyak 23,8 persen.

Survei dilakukan pada 9 – 20 September. Populasi survei WNI seluruh Indonesia yang memiliki hak pilih.

Jumlah responden 2250 orang dengan metode mulstistage random sampling. Margin of error 2,1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam surveinya, Polmark juga menanyakan kesukaan dan popularitas repondennya dengan partai politik. Hasilnya sejajar dengan tingkat eletabilitas. Kesukaan terhadap PDIP sebanyak 63,2 persen, Golkar 58,6 persen, Demokrat 51,2 persen, Gerindra 46,9 persen. (merdeka.com/bp)

Komentar ANDA?