Honing Jadi Pembicara Seminar Panca Windu SMANSA Ende

0
158

KUPANG, NTTsatu.com – Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan asal daerah pemilihan Flores, Lembata dan Alor, Honing Sanny akan menjadi salah satu pembicara pada Seminar memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 40 atau Panca Windu  SMA Negeri I (SMANSA) Ende.

Honing Sanny melalui rilisnya yang dikirim ke redaksi NTTsatu.com di Kupang, Kamis (17/9/2015) malam menjelaskan, dalam rangka peringatan Panca Windu atau HUT ke 40 thn SMA NEGERI I ENDE yang sekarang ini lebih populer dengan nama SMANSA akan diadakan seminar pada tgl 23 September 2015 di SMAN I Ende.

“Saya diminta menjadi salah satu pembicara dalam seminar itu. Topik yang ditawarkan kepada saya adalah Pendidikan Berkarakter Dalam Praktek Perpolitikan yang Bermartabat,” tulisnya.

Honing mengaku siap memenuhi undangan dari panitia Panca Windu tersebut. Dia akan hadir dan membawakan materi sesuai permintaan panitia.

“Setelah membaca TOR yang diemailkan ke saya, lalu saya berkesimpulan bahwa sekolah seharusnya menjadi fondasi yang harus menjadikan manusia yang berkarakter. Sedangkan berpolitik adalah manifestasi dari karakter seseorang,” tulisnya.

Terkait itu, Honing mengakata, muncul sebuah pertanyaan kritis adalah: Apakah semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka otomatis menghasilkan individu yang berkarakter. Dan apakah tingginya pendidikan seseorang otomatis akan mampu menjadikan dirinya politisi yang bermartabat.

“Kenyataannya banyak kita temukan dalam ranah politik “kaum sekolahan” yang lebih rakus dan gelap mata terhadap kekuasaan. Fakta inilah menjadi sulit bagi saya untk membuat tulisan terkait dengan materi seminar untuk acara tersebut. Atau jangan-jangan memang tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dan kualitas politik seseorang. Kalau begitu, mengapa harus ada syarat tingkat pendidikan tertentu utk menduduki jabatan politik,” tulisnya lagu.

Hining kemudian memberikan contoh, sperti untuk menjadi bupati, gubernur, presiden atau DPR, syarat pendidikan memang menjadi sebuah syarat yang harus dipenuhi.

“Meski begitu saya akan berusaha menyelesaikan tulisan singkat sebagai pemicu dan pintu masuk diskusi dalam seminar nanti. Akhirnya,Selamat merayakan HUT ke 40 SMANSA. Jadilah tempat untuk memupuk keberagaman. Semoga Tuhan dan Leluhur merestui,” tulisnya diakhir emailnya, (bp)

Komentar ANDA?