Hujan dan Angin Kencang Dua Pekan , Nelayan Nanga Pa,ang Tidak Melaut

0
202
Foto: Nelayan Nanga Pa,ang Tidak Melaut karena cuaca tidak bersahabat

RUTENG. NTTsatu.com – Hujan dan angin kencang yang melanda kabupaten Manggarai kurang lebih hampir dua pekan menyebabkan nelayan Nanga Pa,ang Desa Legu Kecamatan  Satar Mese kabupaten Manggarai  kehilangan mata pencaharian selama waktu dua Minggu karena sudah tidak melaut mencari ikan di pantai selatan Manggarai atau laut sawu.

“Kami gunakan waktu dua minggu ini menjahit jala dan memperbaiki perahu yang rusak,” ’kata Hidayat salah satu nelayan kepada NTTsatu.com ,Senin (6/2)

Dia mengatakan mata pencaharian sebagian besar masyrkat Nanga Pa,ang adalan nelayan yang menangkap ikan di laut sawu,untuk mempertahankan hidup. Kondisi alam seperti ini, mereka terpaksa menguras tabungan.

“Kondisi hujan dan angin seperti  ini, untuk kehidupan sehari-hari kami  bongkar lagi tabungan yang ada,” katanya.

Seandainya hujan dan angin  tetap berlangsung hingga sebulan  yang terjadi nelayan  ngutang untuk bertahan hidup sambil menunggu angin tenang kembali  baru bisa melaut. “Kalau cuaca begini terus terpaksa utang dulu,” kata Hidayat.

Selain itu, untuk mempertahankan hidup ada pula nelayan dengan  nekad mengojek  menggunakan mantel  hujan agar bisa tetap mendapatkan penghasilan sehari-hari bagi anak dan istri.

“Nelayan lain  ahli profesi untuk sementara, kalau tidak ada perubahan cuaca, kita cari uang dengan cara lain yang penting halal,” ujarnya.

Dia berharap , dengan kondisi alam yang mereka  hadapi seperti sekarang ini, mereka berhara agar kedeannya pemerintah bisa menyediakan modal untuk usaha lain bagi para nelayan.

Sementara itu pantauan NTTsatu.com di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Nanga Pa’ang tampak sepih transaksi jual beli ikan ,hanya beberapa pedagang menjual ikan hasil tangkapan dari muara.

Dengan tidak melautnya nelayan  berpengaruh dengan kualitas dan kwantitas pemasaran ikan di pasar Inpres Ruteng ibu kota kabupaten Manggarai.

Pantauan media ini,  kelangkaan ikan juga terjadi di TPI pasar inpres  Ruteng. Ikan mentah  dijual hanya didominan oleh beberapa jenis ikan saja. Ikan  lebih banyak diperdagangkan  jenis tembang dari Labuan Bajo Manggarai barat. (mus)

Komentar ANDA?