Hut Sumpah Pemuda, Seribu Bendera Berkibar di Sawah “Lodok” Meler

0
424
Foto: Atraksi 1000 bendera yang diperankan warga Manggarai dalam peringatan Hari Sumpa Pemuda, Sabtu 28 Oktober 2017 di Lingko Meler Desa Meler Kecamatan Ruteng

NTTsatu.com – RUTENG – Suasana indah mewarnai HUT ke-89 sumpah pemuda di Kabupaten Manggarai, Flores – NTT. Ada  upacara pengibaran seribu bendera di sawah  ” lodok” satu-satunya  sawah berbentuk jejaring laba-laba di dunia dengan luas areal 100 Ha di Lingko Meler Desa Meler Kecamatan Ruteng.

Pantauan media Sabtu 28 oktober 2017  parade seribu bendera yang diprakarsai oleh Komunitas Pencinta Ruteng ( KPR) melibatkan berbagai komunitas orang muda Manggarai, Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai,  Komunitas Masyarakat Adat Gendang Meler dan Gendang Mangge, para pelajar, pramuka, mahasiswa dan Orang muda Katolik (OMK).

Upacara yang sangat unik tersebut, dipimpin langsung  Asisten Bupati Manggarai, Angglus Angkat mewakili Bupati Manggarai Kamelus Deno. Angkat menyampaikan apresiasi kepada komunitas Pecinta Ruteng dan atas semangat yang besar dari komunitas masyarakat adat Gendang Meler dan Gendang Mangge, Desa Meler.

“Pemerintah bangga atas respon masyarakat yang turut menjaga dan melestarikan obyek wisata budaya Sawah Lodok berbentuk jaring laba-laba di wilayah Kecamatan Ruteng itu,” katanya.

Dia mengatakan pemerintah berkomitmen mendukung seluruh inisiatif masyarakat dalam membangun wisata berbasis budaya di Kabupaten Manggarai.

Ketua Komunitas Pencinta Ruteng, Igen Marley  kepada awak media mengatakan kegiatan tersebut sebagai salah satu bukti bahwa orang muda turut terlibat dalam mempromosikan obyek wisata budaya.

“Kita sama-sama tahu bahwa Sawah Lodok berbentuk jaring laba-laba hanya ada di Manggarai. Salah satunya di Desa Meler ini. Dan Sawah Lodok sudah diakui pemerintah sebagai warisan budaya nasional dan juga warisan budaya dunia. Karena itu, orang muda wajib melestarikannya,” ujarnya.

Setelah upacara bendera di obyek wisata budaya itu, masyarakat adat Meler menampilkan sejumlah atraksi seperti Tarian Rangkuk Alu dan Pemukulan Gong dan Gendang dengan irama tradisional Manggarai.

Selain itu ada pula  pameran kerajinan lokal Manggarai dan  makanan khas lokal  di halaman kampung Meler yang dipadati oleh  pecinta kuliner  dan kerajinan khas bumi Nuca Lale Manggarai. (mus)

Komentar ANDA?