Ikatan Pegawai OJK Donasi ke Sekolah dan Pelajar Korban Erupsi Gunung Ile Lewotolok

0
440

NTTsatu.com — LEMBATA —  Gunung Ile Lewotolok, atau  Ile Ape, adalah gunung berapi  stratovolcano  yang terletak di Pulau Lembata,  Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ungkapan ile lewo tolok berarti “gunung kampung/negeri runtuh” (Lewotolok adalah nama tempat gunung ini berada), sedangkan ile ape berarti “gunung api”.

Secara geografi, gunung berada pada suatu semenanjung di sisi barat laut pulau Lembata. Posisinya ini menyebabkan tingkat kebencanaan gunung ini tidak termasuk tinggi.

Puncak gunung ini memiliki kawah besar menyerupai kaldera berbentuk bulan sabit yang disebut warga dengan nama Metong Lamataro. Ini adalah bagian dari kawah lama Gunung Lewotolok. Sebentuk kerucut terbentuk di sisi tenggara Metong Lamataro dan menjadi puncak tertinggi (+1.423 m) Gunung Lewotolok saat ini.

Sejarah letusan Gunung Ile Lewotolok tercatat sejak tahun 1660 kemudian tahun 1819, 1849, 1852, 1864, 1889, 1939, 1951, 2012, 2013 dan 2017.

Pada hari Minggu, tanggal 29 November 2020 pukul 09.45 WITA terjadi erupsi eksplosif yang memaksa warga penghuni kaki gunung ini menyelamatkan diri dan mengungsi. Letusan yang berlangsung sekitar 500 detik ini (lebih daripada 8 menit) menimbulkan kolom asap setinggi 4.000 m.

Peristiwa ini diawali oleh letusan kecil pada hari Jumat, 27 November 2020 pukul 05.57 WITA, yang menimbulkan kepulan asap dan abu setinggi 500 m. Letusan-letusan lanjutan dengan kekuatan lebih lemah terjadi beberapa kali hingga hari berikutnya tanggal 30 November 2020.

Status kebencanaan Ili Lewotolok dinaikkan PVMBG menjadi level III atau Siaga sejak tanggal 29 November 2020 pukul 13.00 WITA karena tercatat adanya lontaran material padat berukuran besar.

Menyikapi perisitiwa erupsi tersebut, Ikatan Pegawai Otoritas Jasa Keuangan (IPOJK) menginisiasi bantuan kepada Sekolah dan Pelajar yang terdampak Erupsi Gunung Ile Lewotolok dengan total dana bantuan sebesar Rp 90.000.000, yang bersumber dari Dana IPOJK Pusat yang merupakan dana hasil konser amal virtual saat penutupan perayaan HUT OJK ke–9 pada tanggal 22 November 2020 dan Dana IPOJK Komisariat Provinsi NTT yang dikumpulkan dari iuran pegawai OJK Provinsi NTT.

Dana bantuan tersebut diwujudkan dalam bentuk rehabilitasi Sekolah kepada 2 (dua) Sekolah yakni SDK 1 Lewotolok dan SMPN 3 Satap Hamahena masing – masing sebesar Rp25.000.000,00, serta bantuan tabungan Simpanan Pelajar (SIMPEL) kepada 160 (seratus enam puluh) Pelajar yang terdampak erupsi masing – masing Rp250.000,00.

Berkat kerjasama antara IPOJK Pusat, IPOJK Komisariat Provinsi NTT, Bank NTT Cabang Lewoleba dan Pemerintah Kabupaten Lembata, penyerahan bantuan secara simbolis telah dilakukan pada tanggal 18 Desember 2020 di Kantor Bank NTT Cabang Lewoleba melalui Ruben Ludji, Pimpinan Bank NTT Cabang Lewoleba dengan disaksikan oleh David Aloysius Talu Nedebang, Plh. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lembata.

Semoga dengan kegiatan ini menjadikan OJK sebagai lembaga yang bermanfaat selain bagi pelaku industri jasa keuangan juga untuk masyarakat lainnya. (ojk/gan)

Komentar ANDA?