Imbauan Bupati Lembata Menjelang New Normal

0
653
NTTsatu.com — LEMBATA–  Memasuki new normal, Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur, meminta penerapan new normal pada penyelenggaraan kegiatan keagamaan di rumah-rumah ibadah harus tetap memperhatikan protokol kesehatan yang sudah dibuat pemerintah. Gugus Tugas Nasional merilis 102 kota/kabupaten yang boleh melaksanakan tatanan hidup baru, salah satunya adalah  Kabupaten Lembata.
Ia mengatakan, pemerintah Kabupaten Lembata telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati Lembata Nomor :  TUK.430/1033 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di masa pandemi.
“Setiap tempat ibadah wajib melakukan pengetesan suhu tubuh dengan menggunakan alat thermo gun dan menunjuk petugas pengawas melakukan  pengawasan penerapan protokol kesehatan di area rumah ibadah serta ketentuan-ketentuan lain,” ujarnya dalam rapat terbatas bersama para tokoh agama se-kota Lewoleba di Aula Hotel Palm Indah Lewoleba pada Rabu, (03/06/2020).
Ia mengimbau agar surat edaran yang dibagikan dapat diteruskan ke umat agama masing-masing, sehingga semua dapat terlaksana sesuai dengan  mekanisme yang berlaku.
“Kegiatan di rumah ibadah tentu berbeda-beda. Saya serahkan ke tokoh-tokoh agama untuk memutuskan kapan akan diberlakukan kegiatan di rumah ibadah masing-masing dengan tetap berpatokan pada surat edaran yang di keluarkan oleh pemerintah daerah,” tandasnya.
Untuk diketahui, rapat ini dihadiri oleh Wakil Bupati Lembata Dr. Thomas Ola, SE., M.Si,  Ketua DPRD Lembata Piter Gero, S.Sos, Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata Paskalis Ola Tapobali A.P.,MT, Kadis Kominfo Markus Labi, S.Sos, Kabag Humas dan Protokol Setda Petrus Demong,  pemuka agama dan tokoh agama se-Kota Lewoleba. (*/bp)

Komentar ANDA?