Indonesia Menjadi Anggota Dewan Keamanan PBB,

0
440

* Prestasi Poliyik Luar Negeri Presiden Jokowi

NTTsatu.com – JAKARTA – Indonesia terpilih menjadi anggota Dewan Keamanan PBB. Status ini didapat setelah pelaksanaan pemungutan suara melalui Majelis Umum PBB yang dilaksanakan di New York hari Jumat 8 Mei 2018 kemarin. Ini menambah satu lagi prestasi yang diraih oleh pemerintahan Jokowi, kali ini dalam bidang Politik Luar Negeri.

Andreas Hugo Pareira Anggota DPRI komisi I Fraksi PDI Perjuangan Dapil NTT I kepada sejumlah awak media, Sabtu 9 Juni 2018 mengatakan,  apresiasi perlu diberikan kepada diplomasi Indonesia yang dimotori oleh Kementerian Luar Negeri yang mampu melobby negara-negara anggota PBB sehingga Indonesia meraih 140 mengalahkan Maladewa 40 suara, untuk mewakili negara2 Asia-Pasifik.

Keanggotaan Indonesia di DK PBB ini seharusnya menjadi pintu masuk bagi Indonesia untuk terlibat lebih aktif, sebagai implementasi dari Politik Luar Negeri Indonesia yang Bebas Aktif, terutama untuk meng-golkan agenda-agenda internasional seperti anti terorisme, pemberantasan kejahatan lintas negara dan mendorong kerjasama ekonomi dan pembangunan di kawasan negara-negara sedang berkembang.
Satu agenda pemerintahan Jokowi yang sampai saat ini belum terlihat kemajuan yang berarti adalah menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

” Dengan keanggotaan Indonesia di Dewan Keamanan PBB ini setidaknya menaikan posisi tawar Indonesia untuk memaksimalkan diplomasi kelautan,” kata Hugo

Dikatanya, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Indonesia perlu memberikan perhatikan khusus pada aspek kelautan, khususnya keamanan laut, untuk mengawal potensi sumber daya maritim yang dapat digunakan untuk kemajuan Indonesia dan kawasan Asia Pasifik itu sendiri.

“Indonesia sendiri akan mulai aktif keanggotaannya sebagai Dewan Keamanan PBB per tanggal 1 Januari 2019 bersama empat (4) negara lain yaitu Jerman, Belgia, Afrika Selatan dan Republik Dominika”tambahnya. (mus)

Komentar ANDA?