Infrastruktur Jalan di Labuan Bajo Dibangun Sesuai Impian Presiden Jokowi

0
3523

NTTsatu.com — LABUAN BAJO —  Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil mewujudkan mimpi Presiden Jokowi melalui Kementerian PUPR Republik Indonesia membangun sejumlah infrastruktur jalan yang mendukung pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi destinasi wisata skala internasional.

Demikian disampaikan Kepala BPJN NTT, Muchtar Napitupulu melalui Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN 1/3, Yanuar Dwi Putra kepada tim media ini pada Kamis (17/06/2021) di Labuan Bajo.

“Bapak Menteri PUPR sudah membuat program terpadu untuk pengembangan KSPN Labuan Bajo. Satu diantaranya peningkatan kualitas layanan jalan dan jembatan.” jelasnya.

Menurut Muchtar Napitupulu sebagaimana kata Yanuar Dwi Putra, pada tahun anggaran ( TA) 2020, pemerintah pusat melalui Kemetrian PUPR telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur guna pengembangan KSPN Labuan Bajo sebesar Rp 1,3 triliun.

“Pada tahun anggaran tahun 2020, pembangunan infrastruktur Labuan Bajo sudah berhasil terserap 100 %. Target penyerapan anggarannya sejalan dengan rencana penyelesaian pembangunan fisik infrastruktur KSPN Labuan Bajo pada Desember 2020,” bebernya.

Yanuar menambahkan, bahwa untuk mendukung jaringan jalan Labuan Bajo, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga telah berhasil melakukan penanganan ruas jalan dalam kota, penataan trotoar, dan drainase, perbaikan geometrik jalan, pelebaran dan preservasi serta pembangunan jalan baru, dan pemeliharaan rutin.

“Puji Tuhan, seluruh pekerjaan tersebut selesai tepat waktu yaitu pada akhir Desember 2020. Kemudian pada tahun 2021 pekerjaan tersebut akan diteruskan dengan program shortcut dari Bandara Komodo menuju Puncak Waringin,” jelas Yanuar.

Program penanganan jalan, lanjut Yanuar, di KSPN Labuan Bajo tahun 2020 meliputi sembilan paket, yakni; lima paket pekerjaan penanganan ruas dalam kota sepanjang 16,8 kilometer, yaitu peningkatan jalan, trotoar, dan drainase Jalan Soekarno Atas sepanjang 2,19 kilometer.

Kemudian, imbuhnya lagi, peningkatan Jalan Soekarno Bawah ( 2,01 kilometer) senilai Rp 42,78 miliar, penataan Jalan Simpang Pede sepanjang 4,51 kilometer dan Jalan Yohannes Sahadun sepanjang 4,05 km. Selanjutnya pembangunan jalan baru sepanjang 4 kilometer untuk mendukung pengembangan kawasan Waecicu.

“Pekerjaan tersebut dimulai sejak tanggal kontrak 7 April 2020 dengan target waktu pelaksanaanya selesai 31 Desember 2020. Ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai tentu telah mengubah wajah kawasan sekaligus mempercepat pengembangan destinasi wisata setempat dan meningkatkan layanan bagi wisatawan mencapai lokasi wisata,” ungkapnya.

Pimpinan kita (Kabalai PJN NTT, Muctar Napitupulu, red), kata Yanuar, menginginkan agar kita harus mampu memberikan layanan jalan yang terbaik guna menunjang perekonomian lokal di kawasan wisata Labuan Bajo.

“Bapak Presiden Jokowi menginginkan agar penataan dan pembangunan jalanya disesuaikan dengan alam yang berada di lingkungan kawasan, sehingga kelihatan sangat natural bagi siapapun yang berkunjung dan kawasan Labuan Bajo, akan jadi kawasan yang betul-betul memang premium,” jelasnya.

Puncak Waringin

Labuan Bajo tidak saja menyuguhkan keindahan pariwisata bahari, tetapi pemandangan gugusan pulau-pulau kecil disekitarnya yang begitu menarik. Salah satunya yakni puncak Waringin, Goa Batu Cermin, Kawasan Wei Cicu, Water Front Marina, dan Bukit Pramuka yang tak kalah menarik untuk dikunjungi wisatawan; baik domestik maupun wisatawan mancanegera.

Dari lokasi Puncak Waringin, pemandangan perairan di Labuan Bajo menggoda mata para pelancong. Terutama pemandangan sunset dari lokasi ini menggoda para wisatawan.

Puncak Waringin terkenal sebagai salah satu pusat kuliner di Labuan Bajo. Tangkapan hasil laut yang segar seperti beragam jenis ikan dan cumi tersedia di sini.

Selain tersedia beragam fasilitas penginapan, viewing deck, taman, area parkir, jalan setapak, serta toilet dan mushola akan dibangun untuk menunjang kebutuhan wisatawan. ( */tim)

Komentar ANDA?