Ini Isi Hinaan Menteri ke Jokowi Versi Akbar Faizal

0
164

NTTsatu.com – Anggota Komisi III DPR, Akbar Faizal membeberkan pembicaraan dari menteri yang menghina Presiden Joko Widodo seperti yang dilontarkan oleh Mendagri Tjahjo Kumolo. Pembicaraan berupa transkip pembicaraan tersebut didapat melalui grup di handphonenya.
“Saya terima ini melalui grup di handphone saya, ini pada waktu acara 3 Juni 2015,” kata Akbar di komplek Parlemen Senayan, Senayan, Jakarta, Senin (29/6).
Politikus Partai NasDem ini pun membacakan transkip yang didapatkannya. Isi transkripan itu memang bernada menghina terhadap Jokowi.
“Kalau memang saya harus dicopot ya silakan. Yang penting Presiden bisa tunjukan apa kesalahan saya dan jelaskan bahwa atas kesalahan itu saya pantas dicopot. Belum tentu juga Presiden ngerti apa tugas saya. Wong Presiden juga enggak ngerti apa-apa” kata Akbar membacakan.
Walaupun membeberkan isi transkip itu, dia enggan mengungkap nama menteri yang berani menghina Jokowi itu. Dia menyayangkan sikap menteri yang berani menghina Jokowi itu karena tidak mencerminkan sikap yang santun kepada atasan
Sementara Wasekjen PPP kubu Romahurmuziy, Arsul Sani berharap Mendagri Tjahjo Kumolo menjelaskan secara gamblang perihal pernyataannya ada menteri yang menghina Presiden Joko Widodo. Hal tersebut, kata dia, harus dibuka ke publik sehingga tidak menimbulkan kegaduhan baru.
“Saya kira harus diklarifikasi yang namanya menghina itu seperti apa. Supaya tidak ada isu baru di publik,” kata Arsul di Gedung DPR, Jakarta, Senin (29/6).
Selain itu, dia menilai penjelasan secara gamblang dari Tjahjo sangat diperlukan agar para menteri tidak saling tuduh siapa yang telah berani melakukan penghinaan ke Jokowi.
“Jika tidak diklarifikasi nanti antar-menteri bisa saling tuding,” terangnya.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan ada menteri kabinet kerja yang menghina Presiden Joko Widodo. Dia mengaku mempunyai data menteri tersebut yang mengabaikan perintah Presiden Jokowi.
“Saya Mendagri punya data menterinya, Pak Jokowi juga tahu menterinya yang mana mengecilkan beliau,” kata Tjahjo usai buka bersama di Rumah Dinas Menko PMK Puan Maharani, Jakarta, Minggu (28/6).
Namun saat disinggung nama menteri tersebut, dia enggan memberi tahukan kepada para awak media. “Nanti juga akan tahu sendiri menterinya siapa. Kalau masyarakat menghina Presiden kan sekarang terbuka bisa lewat pers atau media sosial. Tapi kalau pembantu presiden (Menteri) ngomong seperti itu kan tidak pantas,” imbuh dia. (Sumber detik.com)

Komentar ANDA?