Jangan Sepelekan Sakit Kepala

0
277

NTTsatu.com – Sering sakit kepala? Hati-hati, bisa jadi itu pertanda adanya tumor di kepala Anda. Tumor atau benjolan yang terjadi pada otak bisa diakibatkan oleh tumor jinak, atau juga tumor ganas yang dapat bertumbuh dan menindih saraf-saraf yang ada dalam otak.

Gejala dari kondisi tumor otak dapat dibedakan menjadi gejala umum maupun gejala yang lebih spesifik. Gejala umum tumor otak seringkali timbul akibat adanya tekanan dari pertumbuhan tumor pada saraf otak dan saraf tulang belakang. Sementara itu, gejala spesifik dari kondisi tumor otak dapat muncul karena otak mengalami gangguan akibat pertumbuhan tumor. Kebanyakan gejala tumor otak ini baru terdeteksi setelah penderitanya mengeluhkan sakit kepala dan memeriksakan diri ke dokter.

Beberapa gejala umum dari kondisi tumor otak meliputi:

1. Sakit kepala yang serius dan dapat memburuk dengan aktivitas yang padat atau di pagi hari.

  1. Kejang-kejang yang muncul secara tiba-tiba. Beberapa jenis kejang yang dapat terjadi pada penderita tumor otak meliputi:

* Myclonic, yaitu kejang yang terjadi dalam bentuk gerakan terkejut-kejut yang terjadi dalam satu kali atau beberapa kali sekaligus.

* Tonic-Clonic atau Grand Mal, kejang yang menyebabkan orang yang mengalaminya kehilangan kesadaran diikuti dengan kontraksi otot. Orang yang mengalami kejang ini juga dapat kehilangan kontrol akan fungsi tubuh dan pernapasan dapat berhenti selama 30 detik hingga membiru. Setelah kejang berhenti, mereka yang mengalaminya dapat menjadi mengantuk dengan keluhan sakit kepala, kebingungan, mati rasa, sakit pada otot dan lemas.

* Kejang sensorik, yang menyebabkan terjadinya perubahan pada sensasi rasa, penglihatan, penciuman dan/atau pendengaran tanpa kehilangan kesadaran.

* Kejang partial kompleks, yang menyebabkan hilangnya separuh kesadaran maupun total kesadaran atau kesadaran akan lingkungan sekitar. Selain itu, kejang jenis ini dapat dicirikan dengan adanya gerakan berulang yang tak terkontrol.

Perubahan pada sikap penderita tumor otak maupun adanya perubahan akan kemampuan mengingat atau memori.

  1. 4. Muncul rasa mual hingga muntah.

    5. Kelelahan

Sementara itu, gejala yang tergolong sebagai gejala spesifik dari tumor otak meliputi:
1. Sakit kepala yang tak tertahankan di satu titik tempat tumor bersarang.
2. Hilangnya keseimbangan dan munculnya kesulitan dengan kemampuan gerak normal akibat adanya tumor yang bertumbuh di cerebellum (otak kecil).
3. Perubahan dalam kemampuan berpikir dan menilai, hilangnya inisiatif, menjadi lebih lambat. Serta otot-otot yang melemah hingga kelumpuhan akibat keberadaan tumor di area frontal lobe di cerebrum (otak besar bagian depan)
4. Hilangnya separuh penglihatan hingga keseluruhan penglihatan akibat adanya tumor yang menghuni occipital lobe atau temporal lobe pada bagian cerebrum (otak besar bagian samping.)
5. Perubahan pada kemampuan berkomunikasi, mendengar, mengingat, dan pada kondisi emosi, muncul sikap yang lebih agresif serta Kesulitan dalam memahami atau mengucapkan suatu kata. Hal ini dapat terjadi pada mereka yang mengalami penyakit tumor pada bagian frontal maupun temporal lobe dari cerebrum (bagian depan dan samping dari otak besar)
6. Bingung membedakan sisi kiri dan kanan karena keberadaan tumor pada bagian cerebrum di frontal atau parietal lobe (bagian depan dari otak besar).
7. Kesulitan melihat ke atas karena adanya tumor pada kelenjar pineal.
8. Pada wanita, dapat keluar ASI hingga masalah gangguan siklus menstruasi.
9. Susah menelan, wajah yang terasa lemas dan mati rasa, serta pandangan yang mengabur dan terlihat double (pandangan terihat ganda), merupakan ciri keberadaan tumor pada batang otak.
10. Kemampuan penglihatan berkurang, termasuk hilangnya separuh kemampuan melihat normal atau pandangan yang terlihat double karena adanya tumor pada temporal lobe, occipital lobe (otak besar bagian samping dan depan) hingga batang otak.

Jika Anda mengalami satu atau lebih dari beberapa gejala yang telah disebutkan, Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter. Dokter yang kemudian akan menjalankan pemeriksaan dapat memulai perencanaan pengobatan bagi tumor Anda dan memberikan pengobatan untuk mengontrol gejalanya. (sumber: merdeka.com)

Komentar ANDA?