Jelang Akhir Tahun, Sejumlah Organisasi Pemuda Kristiani Sampaikan Seruan Moral

0
148
Foto: Ilustrasi tetang keberagaman Indonesia

NTTsatu.com – Jakarta – Sejumlah organisasi Pemuda Kristiani menyampaikan seruan moral menjelang akhir tahun 2016. Seruan moral ini merupakan tanggapan Pemuda Kristiani terhadap berbagai peristiwa yang mengancam toleransi dan kebinekaan belakangan ini.

Pemuda Kristiani ini terdiri dari Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI).
“Berbagai penangkapan terduga teroris di beberapa tempat di Tanah Air, menunjukkan adanya ancaman nyata bagi kerukunan dan ketentraman masyarakat. Hal tersebut menjadi tanda bahwa sel-sel kelompok teroris yang mengatasnamakan agama dan ideologi tertentu masih terus berkembang biak,” ujar Ketua Umum GAMKI Michael Wattimena, di Jakarta, Sabtu (24/12)
Michael mengatakan bahwa menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat dan beragama lintas iman merupakan salah satu kunci utama dalam mencegah berkembangnya paham-paham fundamentalis-radikal-ekstrim di tengah-tengah masyarakat Indonesia.
Menurut dia, hal-hal sekecil apapun yang berpotensi mengikis sikap saling menghormati antar sesama insan dan atau kelompok, berpeluang besar menjadi pintu masuk ancaman kekacauan yang diarahkan memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Dalam konsep masyarakat majemuk, saling menghormati adalah sikap yang harus dijunjung tinggi oleh semua pihak, baik oleh para pemimpin agama maupun oleh seluruh umat pada setiap sikap dan perilakunya,” ungkap Michael.
Sementara itu, Ketua Umum Pemuda Katolik Karolin Margret Natasa mengatakan, demi menjaga dan menumbuhkembangkan sikap saling menghormati, maka sejumlah organisasi pemuda Kristiani di Indonesia menyerukan agar kepada kelompok umat masing-masing, lembaga keagamaan dan para pemimpin agama memberikan seruan yang bernuansa mempromosikan sikap saling menghormati antarumat beragama.
“Kami juga mengimbau segenap elemen bangsa, khususnya, kaum muda kristiani, agar bahu membahu menjaga dan mempromosikan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama dengan mengedepankan kasih dan rasa keadilan,” tutur Karolin.
Selain itu, kata dia, organisasi Pemuda Kristiani juga mendukung dan mengapresiasi setiap tindakan tegas penegakan hukum positif khususnya yang kepolisian terhadap siapa saja atau kelompok apa saja yang melakukan tindakan mengganggu keamanan, sweeping, dan tindakan-tindakan lain atas nama agama.
“Apalagi tindakan yang melanggar hukum positif dan mencederai kerukunan hidup bermasyarakat dan hak setiap orang untuk beribadah dengan bebas dan aman. Kita dukung sikap tegas pihak kepolisian,” tandas dia.
Akhirnya, mewakili organisasi Pemuda Kristiani, Karolin menyampaikan ucapan “Selamat Natal 2016 bagi umat Kristiani di seluruh Indonesia dan Selamat Tahun Baru 2017 bagi seluruh rakyat Indonesia. (beritasatu/bp)

Komentar ANDA?