Jelang Komuni Pertama, Harga Ayam Potong di Ruteng Meroket

0
182

RUTENG, NTTSatu.com – Jelang acara syukuran  Komuni Pertama bagi  ribuan siswa  agama Katolik, Minggu (10/4/2015) di Kota Ruteng ibu kota Kabupaten Manggarai, harga ayam potong di pasar ataupun yang dijual  peternak ayam potong  meningkat tajam dari harga Rp.50 ribu  per ekor menjadi Rp.70 ribu hingga 80 ribu

Pantauan NTTSatu.com sejak Jumat (8/4) hingga Sabtu (9/4) rata-rata harga ayam berkisar dari Rp.60 ribu hingga Rp.80 berbeda dengan hari sebelumnya, harga ayam potong berkisar Dari Rp.50 ribu hingga Rp. 60 ribu

Sales Seorang Pedagang  sempat diwawancarai NTTSatu.com di Pasar Inpres Ruteng ,Sabtu (9/4) mengatakan harga ayam potong naik karena tingginya permintaan pembeli  di tiga hari terakhir menjelang umat katolik  merayakan pesta syukuran  anak mereka setelah menerima komuni pertama di enam  Paroki di Kota Ruteng  yakni Paroki Redong, Paroki Karot, Paroki Kristus raja, Paroki Katederal, Paroki Taga,dan paroki yang tahun ini serentak bersama menerima komuni pertama .

“Tahun ini sama seperti tahun lalu, jumlah pembeli ayam potong tinggi karena permintaan ribuan KK untuk acara syukuran setelah penerimaan komuni pertama di gereja,” katanya.

Dia menjelaskan, kenaikan juga bukan  karena permintaan pembeli tinggi tetapi karena peternak ayam potong di kota Ruteng menjual ayam dengan harga  tinggi pula kepada para pedagang di pasar inpres.

“Hal ini juga dipengaruhi karena peternak Ayam potong menjual dengan harga tinggi kepada kami,” urainya.

Vando Atok seorang peternak Ayam Potong di kelurahan Tenda kecamatan Langke Rembong dimintai komentarnya terkait naiknya harga pasaran ayam Potong menjelasakn, para pemborong biasanya memborong ayam dalam jumlah  banyak menjelang hari raya Natal dan Tahun baru dan ketika Komuni pertama serentak di 6 Paroki di Kota Ruteng sejak tahun lalu mempengaruhi naiknya permintaan akan ayam potong dari pelanggan.

“Sejak satu minggu lalu pemborong datang ke rumah saya dengan membeli ayam potong dalam jumlah besar,” tandasnya.

Dikatakanya, harga ayam potong  sudah diborong dengan harga kisaran Rp. 45 ribu hingga Rp 50 ribu, harga demikian disesuaikan dengan harga pakan ayam potong  lumayan tinggi sehingga ketika dijual harus dipertimbangkan dengan pakan.

“Kalau jual di bawah harga ini kami rugi. Siapa mau rigui,” katanya.

Sementara seorang pembeli Emauel Human membeli ayam potong  untuk keperluan acara  syukuran setelah penerimaan komuni pertama dari  keluarganya merasa sangat kecewa dengan harga demikian.

“Kita beli di peternak ,ayam semua pada habis terpaksa beli ayam potong dengan harga mahal di pasar,” pungkasnya.

Ditambahkanya, ada beberapa  warga sudah  antisipasi naiknya harga ayam potong  dengan memesan  terlebih dahulu kepada para peternak dengan harga murah dua minggu sebelum acara syukuran  karena sudah tidak mau kecewa seperti tahun lalu.

“Tahun berikutnya untuk acara syukuran ini, kami  harus antisipasi dengan solusi pesan dua minggu atau tiga minggu sebelum acara,” katanya. (mus)

=====

Foto: Ilustrasi ayam potong

Komentar ANDA?