Jembatan Pancasila Palmerah Tetap Akan Dibangun

0
196
Foto: Kadis PU Provinsi NTT, Andre Koreh

NTTsatu.com – KUPANG – Jembatan Pancasila Palmerah yang menghubungkan pulau Flores dan pulau  Adonara di Kabupaten Flores Timur tetap akan dibangun. Proyek ini merupakan salah satu dari proyek strategis nasional yang harus dibangun oleh Presiden Jokowi. Proyek jembatan itu akan dibangun bersamaan dengan proyek listrik pemanfaatan arus laut selat Gonaslu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT, Andre Koreh dalam penjelasannya kepada NTTsatu.com di Kupang, Senin, 27 Maret 2017 menjelaskan, hingga saat ini proses pelelangan fisibility study (FS) sudah masuk pada tahap seleksi. Ada tujuh konsultan yang melamar tetapi yang lolos pra kualifikasi hanya tiga dan sudah memasukan usulan biaya.

Dia menjelaskan ada dua skema pembiayaan yang saat ini sedang dalam pembicaraan antara pemerintah Indonesia dan Pemerintah Belanda.

Skema pertama, investor menyiapkan seluruh biaya pembangunan yang sudah dipresentasikan mencapai 400 juta Dolar dengan produksi listrik 300 Mega Watt (MW). Tahap pertama dana yang dibutuhkan sebesar 175 juta Dolar dengan perincian 75 juta untuk bangun jembatan dan 100 juta untuk bangun listrik. Pemerintah Belanda menanggung 75 juta dan sisanya 100 juta ditanggun oleh investor. Nilai jual listrik mencapai 14 cent dolar/kwh.

“Setelah Menko Kemaritiman bertemu Pemerintah Belanda beberapa waktu lalu, muncullah skema kedua, dan ini menjadi pembicaraan tingkat pemerintah pusat,” kata Andre.

Skema kedua yang ditawarkan itu lanjut Andre, seluruh dana ditanggung oleh pemerintah Belanda dengan sistem sofl loan (pinjaman lunak). Jika itu disetujui maka nilai jual listri akan menurun menjadi 10 cent dolar/kwh.

“Jadi apakah harus menggunakan skema pembiayaan I atau II itu merupakan kewenangan pemerintah pusat dan pemerintah Belanda. Kita tunggu saja, tetapi yang pasti jembatan dan istri arus laut Gonsalu itu tetap akan dibangun,” tegas Andre.

Dia juga mengakui, dalam rapat terbatas antara Presiden dan para Menteri yang dihadiri Gubernur NTT, Frans Lebu Raya di Jakarta beberapa waktu lalu, Presiden menyatakan, pembangunan Jembatan Pancasila Palmera merupakan salah satu proyek strategis nasional.

Proyek-proyek strategis nasional yang harus dibangun pemerintahan Jokowi di NTT antara lain 10 bendungan, jalan menuju Nihi Watu di Sumba Barat Daya, jalan menuju Tilong Kabupaten Kupang dan Napung Gete di Kabupaten Sikka serta jembatan kembar Liliba. (bp)

Komentar ANDA?