Jembatan Putus Akibat Seroja, Warga Kupang Ganti dengan Sebatang Pohon ‘Sepe’

0
325

Sudah hampir setahun badai seroja berlalu, tepatnya awal April 2021 lalu. Kendatipun badai Seroja berlalu, jejak kerusakan yang ditinggalkan badai maha dasyat itu masih tersisa hingga kini.

Salah satu dari sekian banyak kerusakan fisik yang tersisa hingga kini, yakni jembatan penghubung antara RT 08, 11 dan 12 Kelurahan Nunleu dengan RT 15 dan 25 Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, NTT yang hingga saat ini tak kunjung diperbaiki.

Untuk memudahkan akses di dua kelurahan tersebut, warga terpaksa menggunakan batang pohon ‘Sepe’ atau Flamboyan untuk dijadikan jembatan.

Camat Kota Raja, Yanto Dhager Jalil kepada Victory News, Sabtu (8/1/2022) siang, mengakui, jembatan ini putus akibat dari badai Seroja pada April 2021 tahun lalu. Akses warga di wilayah itu sulit dan terbatas pasca putusnya jembatan.

“Biasanya mereka lewat bawah, tapi semenjak hujan mereka harus lewat jembatan yang mereka buat sementara menggunakan pohon ‘Sepe’ yang tumbang,” kata Jalil.

Lebih menyedihkan lagu, anak-anak dari warga sekitar jembatan harus menyeberangi jembatan darurat tersebut saat ke sekolah, meskipun sangat licin dan terjal.

Jalil mengaku baru sebulan menjabat sebagai camat Kota Raja, sehingga ia akan mengusulkan pembangunan kembali jembatan itu di Tahun Anggaran 2023. (VN/bp)

Komentar ANDA?