Jika Herman Ditetapkan, Struktur Partai Tidak Akan Kerja

0
179
Foto: Paket Winners, Lukas Witak - Ferdi Leu

KUPANG. NTTsatu.com – Informasi terkait pengalihan dukungan Partai Golkar dari calon bupati Lukas Witak ke Herman Loli Wutun membuat kader PartaI Golkar di Lembata kaget. Mereka menyatakan tidak akan kerja serius untuk memenangkan figur yang satu ini.

Alasannya, selama hampir dua bulan ini kader Partai Golkar terutama dalam struktur Partai mulai dari Tingkat Kabupaten hingga Desa dan Kelurahan sudah bekerja sangat serius untuk Lukas Witak yang sudah direkomendasikan DPP Partai Golkar menjadi calon bupati Lembata dan berpasangan dengan Ferdinandus Leu dari Demokrat.

Yoseh Kaseng Ketua Partai Golkar Kecamatan Nagawutun dan Abdullah Ketua PK Omesuri yang dihubungi NTTsatu.com secara terpisah melalui telepon seluler, Sabtu, 06 Agustus 2016 menegaskan, mereka hanya bekerja untuk Lukas Witak buka orang lain.

Mereka berkeberatan dengan Herman Wutun karena mereka memiliki pengalaman buruk waktu Pilkada 2011 lalu. Setelah Pilkada lalu dimana Herman kalah  dan hingga menjelang pilkada ini Herman tidak pernah menjalin hubungan dengan Partai Golkar Lembata.Hubungan Herman dan Partai Golkar Lemata sepertinya putus total.

“Kamis sudah kerja  dua bulan lebih ini untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa calon bupati dari Golkar adala Lukas Witak, Tetapi kalau DPP berubah menetapkan figur lainnya, kami tidak akan kerja ulang lagi karena kami tidak mau dianggap putar balik dengan masyarakat. Kami punya pengalaman sangat tidak baik waktu pilkada 2011 lalu dan kami tidak mau itu terulang lagi saat ini,” kata Yoseph Kaseng.

Hal yang sama juga ditegaskan Abdullah. Dia mengatakan, wilayah Kedang mereka sudah jelajahi seluruhnya untuk menyampaikan kepada masyarakat kalau paket bupati dan wakil bupati dari Partai Golkar dan Demokrat adalah Lukas Witak dan Ferdi Leu.

“Kami sudah jalan ke desa-desa untuk mensosialisasikan paket Winners (Lukas Witak – Ferdi Leu). Kami akan tetap maju dengan Lukas dan Ferdi,” tegas Abdullah.

Ketua Partai Golkar Ile Ape, Matheus Suban yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, sebagai penggerak utama di Lapangan, dia bersama jajaran pengurus di tingkat kecamatan dan desa se Kecamatan Ile Ape siap laksanakan apa keputusan DPP.

“Memang kita sudah mensosliasasikan paket Winners kepada masyaraat, tetapi kalau keputusan Partai berubah, tentu kita akan siap bekerja lagi,” katanya.

Sementara Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lembata, Yohanes Derosari yang dikonfirmasi juga melalui telepon menegaskan, dia juga sudah mendengarkan informasi itu namun belum ada pemberitahuan resmi dari DPP Partai Golkar, karena itu dia tetap meminta kader-kader Partai Golkar di Lembata untuk terus mensosialisasikan paket Winner sebagai paket koalisi Partai Golkar dan Demokrat.

Dikatakannnya, hasil survey yang menyatakan tingkat elektabilitas Lukas itu jauh di bawah Herman Wutun itu benar, tetapi survey itu dilakukan pada bupan Januari dan Pebruari 2016 itu saat Lukas masih PNS. Karena itu harus survey ulang.

“Karena itu, sebaiknya disurvey ulang untuk mengetahui tingkat eleklabilitas Lukas dan Herman sebelum penetapan. Saya kira, Lukas yang sudah berkeliling Lembata selama beberapa bulan setelah lepas dari PN ini akan sangat mendongkrak tingkat elektabilitasnya. Harus survey ulang baru tetapkan, karena seluruh struktur selama dua bulan ini bekerja serus untuk paket Winners,” tegasnya. (bp)

Komentar ANDA?