Johnny Plate, Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi

0
772

NTTSATU.COM — KUPANG — Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI asal NTT, Johnny Plate resmi menyandang status tersangka.

Menkominfo Johnny Plate  jadi tersangka keenam dalam kasus korupsi base transceiver station (BTS) 4G dan infrastuktur pendukung 1, 2, 3, 4 dan 5 Bakti Kementerian Kominfo tahun 2020-2022.

Kini, Menkominfo Johnny Plate harus mendekam dibalik jeruji besi akibat keterlibatannya dalam kasus korupsi BTS.

Berikut Profile Menkominfo asal Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT:

Johnny Gerard Plate, lahir di Ruteng, Kabupaten Manggarai pada 10 September 1956.

Johnnu Plate  adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju.

Ia merupakan lulusan Universitas Katolik Atma Jaya dan memulai bisnis alat-alat perkebunan pada awal 1980-an.

Sejak 2013, ia bergabung ke Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia (PKDI), dimana ia kemudian diangkat menjadi Ketua Mahkamah PKDI.

Pada masa berikutnya, dia pindah ke Partai NasDem dimana ia kemudian diangkat menjadi Sekretaris Jenderal Partai NasDem Masa jabatan 1 Oktober 2014 – 22 Oktober 2019.

Pada 2019, Johnny Plate  terpilih sebagai Anggota DPR RI asal Dapil NTT  I. Kemudian pada tanggal 23 Oktober 2019, ia dilantik menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika untuk Kabinet Indonesia Maju.

Selanjutnya, posisi Johnny Plate  sebagai anggota DPR RI diganti oleh Julie Sutrisno yang meraih suara terbanyak kedua pada Pileg 2019 lalu.

Johnny Plate  diketahui memiliki seorang isteri bernama Maria Ana. Mereka dikaruniai 3 orang anak.

Johnny lahir di Ruteng, Flores, pada 10 September 1956. Ia menempuh studi ekonomi dan manajemen bisnis di Universitas Katolik Atma Jaya.

Karier

Pada awal 1980-an, ia berkecimpung dalam bisnis peralatan pertanian terutama di perkebunan baru di Kalimantan dan Irian Jaya.

Ia kemudian bergabung dengan AirAsia dan menjabat sebagai komisaris di beberapa perusahaan.

Dia mencalonkan diri dalam Pemilihan Umum Legislatif 2014 sebagai calon Partai NasDem di daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur 1.

Ia berhasil mendapatkan kursi setelah memenangkan 33.704 suara.

Selama masa jabatannya di Dewan Perwakilan Rakyat, ia diangkat menjadi Sekretaris Jenderal Partai  NasDem pada tahun 2017.

Ia terpilih kembali pada 2019 dengan 115.921 suara.

Pada 23 Oktober 2019, Presiden Jokowi mengangkat Johnny sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika. (*/nttsatu)

Komentar ANDA?