Jokowi : Golkar Bagian Tak Terpisahakan dari Sejarah Bangsa

0
130
Presiden Jokowi sedang membawakan sambutan pada pembukaan Munaslub Partai Gokar di BNDCC, Sabtu, 14 Mei 2016 malam

NUSA DUA. NTTsatu.com – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, Partai Golongan Karya (Golkar) tidak bisa terpisahkan dari sejarah dan perjuangan politik bangsa Indonesia.

“Golkar merupakann sebuah Partai Politi8k yang telah memberikan kontribusi yang besar bagi perjalanan sejarah bangsa ini. Karena itu Gokar merupakan bagain tak terpisahkan dari sejarah perjuangan Bangsa ini,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya ketika membuka membuka secara resmi Munaslub Partai Golkar di Bali Nusa Dua Convention Cencter, Bali, Sabtu, 14 Mei 2016 malam.

Presiden mengakui, Golkar telah ikut membentuk struktur politik ekonomi dan sosial negara Indonesia. Golkar telah memberikan sumbangsihnya  yang amat besar bagi perjalanan politikdi negeri ini.

Sebagai Parpol yang memiliki jam terbang yang tinggi disertai pengalaman yang luas, kata Jokowi, maka Partai Gokkar akan selalu menjunjung tinggi prinsip bahwa politik adalah bernegara dan bernegara artinya berjuang untuk kesejahteraan bangsa dan rakyat Indonesia.

“Pmerintha harus bersama-sama dengan seluruh komponen dan kelompok-kelompok strategsi antara lain Parpol mewujudkan cita-cita bangsa. Pemetintah sedang melakukan perbaikan dan pembangunan di berbagain sektor dan itu perlu mendapat dukungan politik dari Parpol di negeri nini termasuk Partai Golkar,” kata Jokowi.

Dia kemudian melanjutkan, “Kita harus betul-betul bersatu padu, berkompetisi bersama dan berhadapan dengan negara lain, Persaingan itu jangan dengan sesama sendiri tetapi bersama-sama bersaing dengan negara lain demi negara kita tercinta ini”.

Dia mengatakan, Politik jangan diisi dengan perdebatan-perdebatan yang tidak perlu, tetapi perdebatan yang memecahkan masalah dan memberiksan solusi bagi masalah-masalah negara dan masyarakat Indonesia.

“Kita sedang membangun infrastruktur-infrastruktur di berbagai  daerah di negara kita. Infrastruktur yang dibangun ini justru mempersatukan seluruh wilayah Indonesia mulai dari ujung barat hingga ujung timur. Dan pada akhirnya, Nusantara menjadi merata,” pungkasnya. (bp)

Komentar ANDA?