JPU Telah Limpahkan Kasus Korupsi Awololong di Pengadilan Tipikor Kupang

0
492

NTTSATU.COM — KUPANG — Pada hari ini, Jumad, 15 oktober 202, sekitar jam 11.30 Wita, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Lembata telah melimpahkan perkara tindak pidana korupsi pembangunan jembatan titian apung dan kolam apung fasilitas lainnya di Pulau Siput Awololong masing-masing atas nama Mido Arianto Boru, ST selaku konsultan perencana, . Silvester Samun, SH selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), dan Abraham Yehezkibel Tzasaro Limanto selalu kontraktor pelaksana di Pengadilan Negeri Tipikor Kupang.

Hal itu disampaikan oleh jaksa Kejati NTT, Hendrik Tip kepada Emanuel Boli selaku Koordinator Umum Amppera Kupang. Dengan dilimpahkannya berkas perkara ini, kata dia, penuntut umum tinggal menunggu jadwal persidangan dari hakim yang akan menyidangkannya.

Sebelumnya diberitakan, penyidik Tipidkor Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur melakukan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) kasus korupsi pekerjaan pembangunan jeti apung dan kolam apung berserta fasilitas lainnya di Pulau Siput Awololong, Kabupaten Lembata dilaksanakan di Kejaksaan Tinggi NTT, Kamis, 7 Oktober 2021.

Untuk diketahui, proyek wisata jeti apung dan kolam apung berserta fasilitas lainnya di Pulau Siput Awololong Lembata tahun anggaran 2018-2019 ini menelan anggaran Rp. 6.892.900.000, namun dalam perjalanan, progres fisik pekerjaan proyek tersebut masih 0 persen, sementara realisasi anggaran sudah 85 persen dari total anggaran Rp. 6.892.900.000.

Akibat perbuatan para tersangka, negara mengalami kerugian sebesar Rp.1.446.891.718, 27 berdasarkan laporan hasil audit perhitungan kerugian negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan ( BPKP) Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mereka dijerat pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan UU Nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindakan pidana korupsi Jo pasal 55 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman paling singkat empat tahun penjara dan paling lama dua puluh tahun penjara. (bp)

* Sumber: Amppera Kupang

Komentar ANDA?