Kabar Gembira, Pasar Wowong di Kedang Sudah Dibuka Setiap Hari Sabtu

0
602

NTTSATU.COM — LEMBATA — Pasar Wowong – atau dialek pedalaman disebut wowon – telah beroperasi kembali setelah sekian lama mati. Pasar ini tergolong sebagai salah satu pasar “tua” di wilayah Kedang, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, NTT. Sekitar satu atau dua dekade silam, pasar Wowong termasuk salah satu tempat strategis bagi warga Kedang untuk melakukan aktivitas jual-beli, bahkan sangat ramai dikunjungi.

Pasar Wowong terletak di Desa Wowong tepat berhadapan dengan laut Sawu, pantai selatan. Jika anda berkunjung ke pasar ini, bukan hanya ikan, ketupat, kue atau barang jualan lainnya yang anda temukan melainkan juga ada pemandangan indah yang menghiasi mata anda. Bukan hanya itu, berdasarkan tuturan para tetua Kedang, lokasi pasar ini juga menyimpan kisah historis antara orang Kedang dan Pandai di Pulau Pantar, Kabupaten Alor.

Pasar Wowong – atau dialek pedalaman disebut wowon – telah beroperasi kembali setelah sekian lama mati. Pasar ini tergolong sebagai salah satu pasar “tua” di wilayah Kedang, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, NTT. Sekitar satu atau dua dekade silam, pasar Wowong termasuk salah satu tempat strategis bagi warga Kedang untuk melakukan aktivitas jual-beli, bahkan sangat ramai dikunjungi.

Ada cerita yang mengisahkan bahwa pada ratusan tahun silam pernah ada Sayin Bayan (perjanjian adat) antara orang Kedang dan Pandai yang dilangsungkan di tempat yang kini dijadikan pasar Wowong – anda bisa mencari tahu lagi lebih detail cerita ini ya.

Beroperasi Setiap Hari Sabtu

Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, Pemerintah Desa Wowong telah dengan resmi membuka kembali pasar Wowong pada Sabtu (18/9/2021). Hadir pada kesempatan tersebut yakni pimpinan pemerintahan Desa Wowong, Sang’ud Boli, A. Md selaku Kepala Desa, Ketua BPD, Abdurahman Durang, Camat Omesuri, inspektorat Lembata, Kepolisian juga masyarakat Desa setempat.

Salah satu motivasi membangkitkan kembali aktivitas di pasar Wowong yakni meningkatkan perekonomian masyarakat. Bukan hanya itu, pasar ini dibuka kembali agar warga Kedang secara umum tidak terpaku pada beberapa pasar popular di Kedang, misalnya Walangsawa atau Balauring.

Ketika dihubungi, Senin (20/9), Jubir Latif Leki, S. Pd selaku Sekretaris Desa, mewakili Pemdes setempat, mengatakan, pasar Wowong resmi beroperasi pada Sabtu tanggal 18 septeber 2021 dan akan berlanjut setiap Sabtu dalam sepekan. Lebih lanjut, salah satu bakal calon Kades Wowong periode 2021/2027 tersebut menjelaskan, respons masyarakat sangat positif menyambut hadirnya kembali Pasar Wowong yang kini akrab disebut sebagai pasar wisata karena berada tepat di tempat wisata pantai Nusantara Wowong.

“Kita meminta kepada masyarakat Wowong untuk mulai berpartisipasi setiap Sabtu di pasar. Kemudian, mari kita menjaga kebersihan, keamanan dan ketertiban di lokasi pasar. Bagi warga Kedang secara umum agar bisa datang berkunjung karena pasar ini sudah dibuka secara resmi oleh Pemerintah setempat,” ungkap Latif Leki.

Fasilitas Masih Minim

Lebih lanjut, Latif Leki mengatatakan, fasilitas pendukung di pasar Wowong masih sangat terbatas. Hal ini beralasan karena sudah bertahun-tahun lamanya pasar Wowong tidak beroperasi. Karena itu, untuk ke depan, Pemdes Wowon akan melakukan pembenahan fasilitas pendukung di pasar tersebut agar tidak mengganggu aktivitas jual-beli pengunjung pasar.

“Saat ini fasilitas masih terbatas, hanya ada satu bangunan toilet yang kondisinya sudah rusak karena selama ini tidak digunakan. Target Pemdes ke depan yaitu akan melakukan pembenahan fasilitas karena pasar tersebut akan mendukung program BUMDes yang juga menjadi cita-cita dalam Pilkades kali ini,” ungkapnya.

Keterlibatan SAPA Nusantara

Ada hal menarik lainnya yakni dibukanya kembali pasar Wowong bukan hanya ide dari Pemeritah Desa Wowong melainkan juga keterlibatan Mahasiswa Muhammadiyah Jogjakarta yang kini sedang melakukan kegiatan KKN di Desa tersebut. Mahasiswa KKN tersebut menamakan diri sebagai Satuan Pengabdi Nusantara atau SAPA Nusantara.

Kehadiran mereka turut memberi sumbangsih bagi masyarakat Desa Wowong. Kontribusi mereka bukan hanya melahirkan ide membuka pasar Wowong melainkan juga membuka lokasi wisata pantai Wowong. Ayo datang dan saksikan sendiri! (RN/bp)

Komentar ANDA?