Kabar Gembira untuk Umat Katolik, Kemenag Akhirnya Jadikan Layanan Ini Program Prioritas

0
1843
NTTSATU.COM  – JAKARTA –  Kementerian Agama (Kemenag) akan mempersiapkan layanan ziarah bagi umat Katolik. Menurut Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Bimas Katolik A.M. Adiyarto Sumardjono, layanan ziarah merupakan hal penting yang harus disiapkan.
 

“Tahun ini kami akan mempersiapkan layanan ziarah karena selama ini belum masuk program prioritas Bimas Katolik,” ungkap Adiyarto dalam keterangannya, Rabu (26/1).

Dia mengatakan telah memerintahkan direktur urusan agama Katolik agar segera membuat pedoman pelayanan ziarah umat Katolik.

Ada tiga tempat di luar negeri yang akan menjadi destinasi ziarah umat Katolik, yakni Vatikan, Lourdes, dan Yerusalem.

“Selain itu, Indonesia juga memiliki tempat ziarah yang bagus. Jangan lupa juga ziarah di tempat–tempat ziarah di Indonesia,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

Selain layanan ziarah, Adiyarto menegaskan dua hal penting lain terkait transformasi layanan umat, yakni pengelolaan barang milik negara dan pembinaan mental pegawai Ditjen Bimas Katolik.

Dikatakan Totok, transformasi layanan menjadi fokus Kementerian Agama dalam kepemimpinan Menag Yaqut Cholil Qoumas.

Transformasi layanan umat ini mencakup perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Juga peningkatan sarana dan prasarana yang mempermudah kinerja Kementerian Agama dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Kemenag akan mempersiapkan layanan ziarah umat Katolik di tiga tempat dan ini menjadi prioritas Kemenag

Lebih lanjut, Totok minta ASN Bimas Katolik bisa membangun relasi dan sinergitas yang baik. Tidak hanya intern Kemenag, tetapi juga lintas instansi dalam menunjang layanan umat yang lebih baik.

Plt. Dirjen Bimas Katolik ini merencanakan untuk mengadakan pembinaan mental pegawai Bimas Katolik melalui perayaan misa kudus lintas kementerian/lembaga, TNI, Polri. Hal ini penting untuk membangun semangat pelayanan dengan spirit dan nilai-nilai ke-Katolikan

“Semua pelaksanaan program Ditjen Bimas Katolik segera dilakukan dengan cara smart dan inovatif,” pungkasnya. (jpnn/gan)

Komentar ANDA?