KAHMI Usul Lafran Pane Jadi Pahlawan Nasional

0
129
????????????????????????????????????

Akbar Tanjung ketika menulis pesannya sebagai dukungan terhadap upaya KAHMI mendukung Prof. Lafran Pane menjadi Pahlawan Nasional

 

KUPANG. NTTsatu.com – Seminar Kampanye Nasional yang digagas KAHMI (Korps Alumni HMI) dalam rangka pengusulan Prof. Lafran Pane yang berlangsung di ballrroom Aston Hotel, Rabu (25/11)menghadirkan pembicara Akbar Tanjung, Ketua DPRD Provinsi NTT, Anwar Pua Geno, Ima Blegur dan Lukman Hakim Efendi dan bertindak sebagai moderator, Ketua MUI Rote Ndao, Mat Koso. Hadir dalam diskusi itu sejumlah tokoh agama, kelompok cipayung, mahasiswa dan undangan lain.

Ketua panitia, Boli Tonda Baso kepada wartawan mengatakan, diskusi yang digagas KAHMI dalam rangka kampanye nasional pengusulan Prof. Lafran Pane sebagai pahlawan nasional.

Dikatakannya, Lafran Pane merupakan pendiri organisasi HMI pada 2 Februari 1947 dan merupakan salah satu tokoh Nasional dan pejuang kemerdekaan, karena itu dalam seminar yang berlangsung serentak di 16 Provinsi se-Indonesia hari ini ingin merefleksikan kembali masa perjuangan dari Prof. Lafran dan buah dari perjuangannya dalam mendirikan HMI dan turut serta dalam memperjuangkan kemerdekaan NKRI.

“Prof. Lafran itu orangnya sederhana, beliau jugalah yang akhirnya mendirikan HMI dengan mengembangkan paham-paham Islam yang terbuka, moderat dan Nasionalis yang akhirnya dapat mengkaderkan banyak sekali pemimpin handal yang mempunyai peran penting dalam pembangunan di Indonesia,” ungkapnya.

Nilai-nilai yang tanamkan Prof. Lafran itu akhirnya Masyarakat NTT bisa melihat dan merasakan sendiri, salah satu kader terbaik HMI NTT yakni Anwar Pua Geno yang dapat diterima oleh masyarakat NTT yang dimana masyoritasnya adalah Kristen menjadi Ketua DPRD NTT.

“Kita bisa lihat sendiri, pak Anwar bisa diterima oleh masyarakat NTT untuk memimpin DPRD, ini bagian dari implementasi nilai yang terlahir dari sebuah proses perjuangan dan paham Islam moderat dan nasionalis yang ditanamkan oleh Prof. Lafran,” tandasnya.

Karena itu dia berharap seminar Nasional yang digagas itu bisa melahirkan dan mendukung Prof. Lafran Pane menjadi pahlawan Nasional.

Akbar Tanjung mengatakan, sebagai pendiri HMI dan salah satu tokoh pejuang kemerdekaan sudah sepatutnyalah, Prof. Lafran Pane diusung menjadi pahlawan Nasional. Dengan latar belakang dari keluarga pejuang, Prof. Lafran akhirnya mampu mengembangkan paham-paham Islam Moderat dan Nasionalis yang pada akhirnya bisa diterima dan mampu melahirkan penerus-penerus bangsa yang mempunyai peran penting dalam pembangunan bangsa Indonesia.

“Itu lah alasan kami untuk perjuangkan Prof. Lafran sebagai pahlawan nasional. Dan ternyata seminar di Kupang ini dihadiri dan didukung juga oleh organisasi-organisasi Cipayung antara lain GMKI, GMNI dan lainnya,” ujarnya seraya berharap atas dukungan masyarakat Indonesia, Prof. Lafran Pane bisa ditetapkan menjadi pahlawan Nasional.

Anwar Pua Geno mengatakan, Prof. Lafran Pane telah melahirkan banyak kader pemimpin handal termasuk dia sendiri. Dan dia bisa menjadi ketua DPRD di NTT walau NTT mayotitas Kristen, tapi karena nilai-nilai yang digagas dan ditanam Prof. Lafran yang moderat dan Nasional sehingga dia bisa diterima.

Sementara Ima Blegur mengatakan Prof. Lafran sudah melakukan banyak hal untuk Negara ini jadi saatnya untuk diperjuangkan sebagai pahlawan Nasional.

“Saya mendukung karena sudah banyak gagasan-gagasan Larfan Pane yg belum terexpose. Padahal gagasan-gagasan beliau sangat brilian dan sudah sepatutnya beliau ditetapkan menjadi pahlawan Nasional,” kata Mantan Ketum GMKI itu. (bp)

Komentar ANDA?