Kalian telah memperoleh dengan cuma-cuma maka berikanlah pula dengan cuma-cuma

0
790

Oleh : Rm. Ambros Ladjar, Pr

Hari Minggu Pekan XI Masa Biasa, 18 Juni 2023.  Bacaan. Keluaran 19: 2-6a, dan Roma 5: 6-11 dan Injil Mt 9: 36 – 10: 8.

Panggilan dan perutusan merupakan mandat yang diserahkan Yesus kepada kita gereja-Nya. Kita bertugas mewartakan damai sejahtera, memulihkan kehidupan alam serta keselamatan sesama dalam kata dan tindakan nyata. Menjawabi panggilan berarti kita buat ikatan janji dengan Allah. Kita diberi mandat sebagaiman halnya Musa yang dipanggil dan diutus Allah. Dia harus menghantar keluar umat Israel bangsa terpilih itu dari perbudakan Mesir.

Yesus selaku Anak Allah adalah penguasa Surga dan bumi. Warta Yesus minggu ini rasanya sangat mendesak, sebab Yesus Pemilik Kerajaan Allah kini sudah tiba. Kita mau agar rahmat surgawi yang dibawa-Nya mengaliri kehidupan kita warga dunia. Sebab itu Yesus berbicara tentang tugas perutusan yang harus diemban oleh para rasul-Nya. Tugas itu bersumber dari kasih sayang Yesus ketika melihat massa yang mengerumuni-Nya tak terbendung lagi. Pada bagian injil lainnya Yesus katakan: mereka itu terlantar ibarat domba tanpa gembala.

Keduabelas rasul yang dipilih Yesus adalah para duta kasih, yang diutus-Nya pergi bersaksi di tanah Israel. Mulanya ruang lingkup perutusan mereka hanya sebatas pada bangsa Israel dan setelah bangkit barulah menyebar ke daerah Samaria serta seluruh penjuru bumi. Yesus ingin fokus agar orang-orang pilihan Allah ini sungguh percaya akan Diri-Nya sebagai utusan Allah. Olehnya Yesus juga membekali mereka dengan beragam karunia. Untuk menyembuhkan mereka yang sakit, membangkitkan orang mati, tahirkan orang kusta dan mampu mengusir setan-setan. Di atas semua itu Yesus pesan agar karya itu harus juga disertai Doa.

Bagi Yesus apapun yang telah mereka peroleh tanpa biaya harus dibagikan juga dengan cuma-cuma. Kita semua pun adalah umat pilihan Allah. Kita dipanggil seperti Musa, Paulus dan para rasul perdana sesuai tugas dan profesi kita. Jikalau mereka itu bukan orang kaya demikianpun halnya kita yang cumalah orang biasa. Ada yang menjadi nelayan, pemungut cukai, pedagang, petani dan pendosa lainnya tapi semua dipilih Yesus karena setia mendengarkan panggilan-Nya. Kita akan berkembang jika rahmat Tuhan itu kita bagikan dalam keterbatasan dengan hati yang bersukacita.

Yesus menghendaki agar di setiap zaman kita seharusnya juga mampu mendengarkan panggilan-Nya. DIA inginkan kita mewujud nyatakan karya perutusan besar itu. Memberi makan kepada yang lapar, memberi kekuatan dan kesembuhan bagi yang menderita, serta berbagai bentuk lainnya. Kita berbagi berkat dengan sesama di sekitar biar sekecil apapun lewat berbagai bentuk karya yang butuh waktu, kerelaan dan ketulusan hati. Kata Yesus: tuaian memang banyak tapi sedikit pekerjanya. Olehnya jika kalian telah menerima dengan cuma-cuma berikanlah pula dengan cuma-cuma. Sedemikian berat tugas perutusan itu apakah cukup kita andalan kehebatan kita?

*Salam Seroja, Sehat Rohani dan Jasmani* di Hari Minggu buat semuanya. Tetap taat menjalani Prokes. Jika ADA, Bersyukurlah. Jika TIDAK ADA, BerDOALAH. Jikalau BELUM ada, BerUSAHALAH. Jikalau masih KURANG Ber- SABARLAH. Jika LEBIH maka BerBAGI LAH. Jika CUKUP, berSUKACITALAH. Tuhan memberkati segala aktivitas hidup keluarga anda dengan kesehatan, keberuntungan, sukses dan sukacita yang melingkupi hidupmu… Amin🙏🙏🙏🌹🌹✝️🪷🪷🤝🤝🎁🛍️💰🍇🍇🇮🇩🇮🇩

Pastor Paroki Katedral Kupang

Komentar ANDA?