Kampanye di Kewapante, Yos Nae Soi Ikut Bermain Musik Kampung

0
436
Foto: Cawagub NTT, Yosef Nae Soi ikut bermain alat musik tradisional sebelum kampanye dialogis di Desa Umagera, Kecamatan Kewapante, Sikka, Kamis (26/4).

NTTsatu.com – MAUMERE  – Suasana kampanye terbatas di Desa Umagera, Kecamatan Kewapante, Sikka, Kamis (26/4).  Yang dilakukan oleh calon wakil gubernur NTT, Yosef Nae Soi menjadi semarak bahkan hebo. Ratusan massa yang hadir dihibur dengan musik kampung  dari alat-alat tradisional, Yosef juga terlibat memainkan alat-alat musik untuk menghibur warga.

Suasana semarak terlihat ketika Cawagub Nae Soi bersama istri Ny Merry Djogo dan rombongan diterima dengam tarian adat diiringi gong dan gendang. Para gadis dan ibu-ibu ikut menari mengarak Nae Soi ke tenda kampanye.

Di depan panggung kampanye masih digelar ritual adat dengan mereciki Nae Soi dengan air, disertai bahasa adat yang dilantunkan Wilhelmus Gogo tokoh adat setempat yang intinya memberikan dukungan kepada Victory-Joss agar menang dalam pertarungan Pilgub NTT 2018.

Tokoh masyarakat Kewapante, Edy Andreas, dalam sapaannya mengibaratkan paket No 4 ini seperti extra-joss yang mampu memberikan energi agar menjadi bergairah dalam memimpin NTT menuju perubahan.

“NTT ini tanah keras dan tandus dengan topografi yang sulit terjangkau, maka NTT butuh pemimpin yang tegas dan cerdas. Dan, Victory-Joss orang pintar dan punya relasi banyak sehingga mampu memimpin NTT. Saatnya NTT berubah agar tidak lagi diklaim Nusa Tetap Tandus tapi menjadi Nusa Titipan Tuhan. Bagi saya, Victory-Joss menjadi berkat untuk NTT termasuk kami di Desa Umagera,” kata Edy.

Ketua Hanura NTT, Refafi Gah, dalam orasinya mengatakan, Hanura dan partai koalisi lain, Golkar, Nasdem dan Hanura serta PPP, datang
menawarkan pemimpin terbaik, kuat dan tangguh, dan itu hanya ada di Victory-Joss.

“Dua sosok ini tidak datang mencari kekayaan di daerah miskin ini. Mereka juga tidak ada potensi mencuri uang rakyat NTT. Malah mereka mau mengorbankan diri untuk mengangkat harkat dan martabat rakyat NTT ” kata Caleg DPR RI Dapil NTT 2 ini

Karena itu, ia mengajak warga Kewapante untuk tidak salah memilih. “Jangan salah ambil keputusan until memilih pemimpin yang tepat agar tidak kecewa selama lima tahun,” katanya.

Orator lainnya, Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melki Laka Lena menyampaikan pesan dari politisi Sikka Melkianus Mekeng agar semua warga Sikka khususnya di Kewapante untuk memilih pemimpin terbaik yakni Victory-Joss.

“Kaka Viktor dan kaka Josef punya relasi yang sangat baik di Jakarta dan dunia. Apalagi ada kaka Melki Mekeng, maka jaringan ini akan digunakan untuk membangun NTT,” kata Caleg DPR RI dari Dapil NTT 2 ini.

Politisi asal Sikka, Kristo Blasin, dalam pidatonya menegaskan, masyarakat Kewapante harus menjadi bagian dari mencari pemimpin hebat yang berani melakukan perubahan untuk NTT. Dan, pilihan itu layak diberikan kepada Victory-Joss. “Kami sudah berkeliling satu NTT dan rakyat menerima paket ini dengan antusias. Karena itu Kewapante juga harus bisa memberikan dukungan agar NTT bisa bangkit menuju sejahtera, melalui Victory-Joss,” kata Kristo.

Kristo Blasin menambahkan, NTT butuh pemimpin luar biasa untuk NTT yang lebih luar biasa. “Orang Kewapante harus memastikan masa depan NTT lewat paket no 4,” katanya.

Jurkam lainnya, Honing Sani mengajak warga Kawapante untuk tidak ragu-ragu memilih Victory-Joss karena dua sosok ini sudah selesai dengan diri sendiri dan mengiklaskan diri mengabdi untuk kemajuan NTT. “Sangat rugi kalau kita sia-siakan dua orang hebat ini yang punya integritas dan jejaring yang luas. Mari kita berikan dukungan dan memilih mereka pada 27 Juni 2018,” kata Caleg DPR RI dari Dapil NTT 1 ini.

 

Tuntas Tiga Tahun

Setelah memaparkan visi dan misi Victory-Joss dan niat kembali ke NTT, Nae Soi meminta warga memberikan kuasa dan mandat kepada paket ini agar bisa mengusir setan kemiskinan, kebodohan dan korupsi di NTT dan bisa menyelesaikan kebutuhan dasar masyarakat seperti jalan, listrik dan air.

“Bapa mama harus yakin bahwa Victory-Joss bisa menyelesaikan semua masalah terutama air, jalan dan listrik. Tapi beri kami kuasa pada 27 Juni,” kata Nae Soi.

Ia juga meminta warga Kewapante untuk memilih pemimpin NTT karena integritas dan kompetensi. “Jangan memilih karena suku atau agama,” katanya, dan mengingatkan warga untuk mewaspadai orang-orang yang datang menjual agama demi tujuan politik. (tim media)

Komentar ANDA?